DL-Histidine adalah bentuk rasemat dari asam amino histidin, yakni campuran setara antara enansiomer D dan L yang memiliki gugus samping imidazol khas. Senyawa ini termasuk asam amino semi-esensial yang berperan dalam sintesis protein, pembentukan histamin secara enzimatis, serta pengaturan keseimbangan asam-basa di dalam sel. Dalam katalog TCI produk ini berkode H0148 dan diposisikan pada lini kimia peptida. Di laboratorium, DL-Histidine dimanfaatkan sebagai bahan baku media pertumbuhan, komponen dapar biologis, reagen pengkhelat logam, serta senyawa pembanding pada studi selektivitas enzim terhadap konfigurasi stereokimia.
Karakteristik yang membuatnya banyak dipilih adalah keberadaan cincin imidazol dengan nilai pKa yang mendekati pH fisiologis, sehingga histidin mampu menerima dan melepas proton pada rentang pH kerja biologis dan berfungsi sebagai penyangga alami yang efektif. Gugus imidazol yang sama juga memberi kemampuan mengikat ion logam transisi seperti nikel, tembaga, dan seng, suatu sifat yang menjadi dasar berbagai teknik pemurnian protein berbasis afinitas logam. Sebagai bentuk rasemat, DL-Histidine umumnya lebih ekonomis dibandingkan bentuk L murni dan sangat memadai untuk aplikasi yang tidak menuntut kemurnian optik, misalnya penyiapan dapar atau percobaan pembentukan kompleks logam.
Di Indonesia, bahan ini banyak digunakan pada laboratorium bioteknologi, mikrobiologi, dan kimia pangan di lingkungan universitas maupun industri. Penggunaannya mencakup penyiapan media selektif untuk kapang dan khamir, kajian reaksi Maillard pada penelitian pangan, hingga praktikum biokimia mengenai sifat amfoter asam amino. Pilihan kemasan 1 g dan 25 g memudahkan laboratorium menyesuaikan pembelian dengan skala percobaan, mulai dari uji pendahuluan hingga kegiatan praktikum rutin dengan jumlah peserta yang besar.
- Penyiapan dapar biologis: dimanfaatkan karena cincin imidazolnya menyangga pada kisaran pH mendekati netral sehingga cocok untuk larutan kerja enzim dan protein yang sensitif.
- Kajian pembentukan kompleks logam: berperan sebagai ligan pengkhelat yang mengikat ion tembaga, nikel, dan seng untuk penelitian koordinasi maupun spektroskopi senyawa kompleks.
- Komponen media kultur mikroba: ditambahkan sebagai sumber nitrogen dan asam amino pada formulasi media pertumbuhan bakteri, khamir, maupun kultur sel penelitian.
- Studi stereoselektivitas enzim: digunakan sebagai substrat rasemat untuk menguji kemampuan enzim membedakan konfigurasi D dan L pada percobaan biokatalisis.
- Penelitian reaksi Maillard pangan: dipakai sebagai asam amino model yang direaksikan dengan gula pereduksi guna menelusuri pembentukan senyawa aroma dan warna cokelat.
| Merek | TCI (kode produk H0148) |
|---|---|
| Nomor CAS | 4998-57-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Peptide Chemistry |
| Ukuran kemasan | 1 g dan 25 g |
| Bentuk fisik | serbuk atau kristal berwarna putih (konfirmasikan pada label kemasan) |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
DL-Histidine sebaiknya disimpan dalam wadah asli yang tertutup rapat pada tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sumber panas maupun bahan pengoksidasi kuat. Gunakan botol kaca bertutup ulir atau wadah plastik bermutu laboratorium jika bahan perlu dibagi ke dalam kemasan yang lebih kecil, lalu beri label lengkap berisi nama senyawa, nomor CAS, dan tanggal pembukaan. Hindari pengambilan dengan sendok yang lembap agar bahan tidak menggumpal dan tidak terkontaminasi. Kenakan sarung tangan, jas laboratorium, serta kacamata pelindung selama penimbangan, dan upayakan bekerja di ruang dengan aliran udara memadai untuk menghindari terhirupnya debu halus. Cuci tangan setelah selesai bekerja.
- (2020). DETERMINATION OF BINDING AFFINITY OF FLAVONOIDS EXTRACTED FROM TRADITIONAL SPICES ON HISTIDINE DECARBOXYLASE. International Journal of Biology, Pharmacy and Allied Sciences doi:10.31032/ijbpas/2020/9.10.5208
- Journal (2010). New Method for the Determination of DL-Histidine by FIA and Chemiluminometric Detection. Baghdad Science Journal doi:10.21123/bsj.7.2.927-938
- Shakir dkk. (2010). New Method for the Determination of DL-Histidine by FIA and Chemiluminometric Detection. Baghdad Science Journal doi:10.21123/bsj.2010.7.2.927-938
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

