Ethyl DL-3-Hydroxybutyrate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang sederhana namun sangat penting dalam pembentukan senyawa dengan rantai karbon yang lebih panjang. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk produksi senyawa farmakologis, bahan baku kosmetik, atau senyawa kimia lain yang memerlukan reaksi esterifikasi atau hidrolisis.
Ethyl DL-3-Hydroxybutyrate memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu dan mudah bereaksi dengan berbagai reagen seperti asam, basa, atau katalis. Karena struktur molekulnya yang teratur, senyawa ini memudahkan proses sintesis dan meminimalkan pembentukan produk sampingan. Kejernihan dan kestabilan senyawa ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk laboratorium yang membutuhkan presisi dalam eksperimen kimia.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian bidang farmasi, kimia organik, dan industri kosmetik. Ketersediaan dan kualitasnya yang baik membuatnya menjadi bahan yang diminati oleh para peneliti dan industri yang membutuhkan bahan baku kimia berkualitas tinggi.
- Sintesis senyawa farmakologis untuk pengembangan obat baru
- Pembuatan bahan baku kosmetik yang memiliki sifat emolien
- Reaksi esterifikasi untuk produksi bahan kimia industri
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia organik
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa dengan struktur rantai karbon
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 5405-41-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Ethyl DL-3-Hydroxybutyrate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kelembapan dan kontaminasi. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Saat menangani bahan ini, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk meminimalkan risiko kecelakaan kimia.
—
