Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 622-40-2

4-(2-Hydroxyethyl)morpholine TCI H0244

4-(2-Hydroxyethyl)morpholine TCI H0244
Harga reguler Rp 562.800,00
Harga reguler Harga obral Rp 562.800,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Volume
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

4-(2-Hydroxyethyl)morpholine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa heterosiklik dan turunannya. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia, terutama dalam penelitian yang berkaitan dengan senyawa yang memiliki struktur morfolin dan grup hidroksil. Dalam konteks laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan dasar atau building block yang dapat diubah menjadi senyawa lain melalui reaksi kimia tertentu. Sebagai senyawa organik, 4-(2-Hydroxyethyl)morpholine memiliki sifat reaktif yang memungkinkan penggunaannya dalam berbagai reaksi seperti substitusi, oksidasi, dan reduksi.

Karakteristik utama dari senyawa ini adalah struktur molekulnya yang kompleks dan kelarutannya yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton. Sifat ini menjadikannya sangat cocok untuk digunakan dalam reaksi yang memerlukan pelarut organik. Selain itu, senyawa ini memiliki stabilitas kimia yang cukup baik dalam kondisi laboratorium yang terkendali, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan. Keberagaman aplikasinya membuat senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia dan pengembangan senyawa baru.

Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia dan farmasi, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga riset. Bahan ini juga menjadi bagian dari kebutuhan dasar dalam laboratorium kimia yang berfokus pada sintesis senyawa heterosiklik. Karena keberadaannya yang stabil dan aplikasinya yang luas, senyawa ini menjadi salah satu bahan yang sering dicari oleh para peneliti dan mahasiswa di Indonesia.

  • Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat dan bahan kimia
  • Reaksi kimia dalam pembuatan senyawa dengan struktur morfolin
  • Pengujian reaktivitas senyawa dalam reaksi substitusi dan oksidasi
  • Penelitian tentang sifat kimia senyawa organik kompleks
  • Penggunaan dalam pembuatan bahan kimia industri seperti pelarut dan bahan tambahan makanan

Merek TCI
Nomor CAS 622-40-2
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25mL, 100mL, 500mL
Bentuk fisik Cairan jernih
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

Senyawa ini sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya matahari langsung. Penggunaannya harus dilakukan dalam lingkungan yang terkontrol, dengan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini harus dihindari dari kontak langsung dengan bahan kimia lain yang bersifat oksidatif atau reduktif. Penyimpanan yang tepat akan memastikan kestabilan dan kualitas senyawa selama penggunaan.

  • DEGASZAFRAN (2004). Spectroscopic and structural properties of some N-(2-hydroxyethyl)-morpholine derivatives. Journal of Molecular Structure doi:10.1016/s0022-2860(04)00277-7
  • Abu-Daabes dkk. (2008). Volumetric and viscometric properties of aqueous solutions of N-(2-hydroxyethyl)morpholine at T= (293.15, 303.15, 313.15, 323.15, 333.15) K. The Journal of Chemical Thermodynamics doi:10.1016/j.jct.2008.01.007
  • Pang dkk. (2017). High-flux polyamide reverse osmosis membranes by surface grafting 4-(2-hydroxyethyl)morpholine. RSC Advances doi:10.1039/c7ra06486a

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.