TCI H0553 Bis(hexafluoroacetylacetonato)cobalt(II) adalah kompleks koordinasi kobalt(II) dengan dua ligan heksafluoroasetilasetonat yang mengikat logam pusat secara bidentat melalui atom oksigen. Penggantian gugus metil pada asetilasetonat biasa dengan gugus trifluorometil menghasilkan ligan yang jauh lebih menarik elektron, sehingga sifat kompleks yang terbentuk berbeda nyata dari kompleks Co(acac)₂. Di laboratorium, senyawa ini dipakai sebagai sumber kobalt yang mudah larut dalam pelarut organik, sebagai katalis maupun prakatalis pada reaksi aktivasi ikatan C–H dan reaksi radikal, serta sebagai prekursor logam untuk penumbuhan lapisan tipis.
Sifat yang membuat kompleks hexafluoroacetylacetonate dipilih adalah keasaman Lewis pusat logam yang meningkat, kelarutan yang baik pada pelarut organik dan pelarut superkritis, serta volatilitas yang relatif tinggi untuk ukuran senyawa logam. Ligan berfluor melindungi pusat logam secara sterik dan elektronik sehingga kompleks lebih tahan terhadap dekomposisi termal, namun tetap dapat melepaskan ligan ketika substrat berkoordinasi. Kombinasi ini menghasilkan katalis yang aktif pada suhu yang wajar dan mudah ditangani dalam bentuk padatan. Perlu diperhatikan bahwa kompleks jenis ini sering dipasarkan dalam bentuk terhidrat, sehingga status hidrasi perlu dibaca pada label.
Laboratorium di Indonesia menggunakan bahan ini terutama pada riset katalisis homogen, kimia organologam, dan kimia material di universitas serta lembaga penelitian, termasuk kelompok yang mengembangkan metode fungsionalisasi C–H dan material lapisan tipis. Kemasan 5 g memadai untuk rangkaian percobaan skrining katalis dengan pemuatan kecil, sehingga satu botol dapat menopang banyak percobaan optimasi tanpa risiko kelebihan stok.
- Katalis aktivasi ikatan C–H: pusat kobalt dengan ligan penarik elektron mampu memperantarai fungsionalisasi ikatan C–H yang secara konvensional sulit diaktifkan pada substrat aromatik maupun alifatik.
- Prakatalis reaksi radikal dan oksidasi: kobalt(II) mudah berganti bilangan oksidasi, sehingga berperan menginisiasi atau memperantarai siklus redoks dalam berbagai transformasi organik.
- Prekursor deposisi lapisan tipis: volatilitas kompleks berfluor menjadikannya kandidat sumber kobalt pada percobaan chemical vapour deposition dan atomic layer deposition skala laboratorium.
- Sumber kobalt larut organik: kelarutannya yang baik memungkinkan penambahan logam secara homogen ke dalam medium reaksi nonair tanpa menggunakan garam anorganik yang sukar larut.
- Kajian kimia koordinasi dan magnetik: kompleks ini menjadi model yang jelas untuk mempelajari pengaruh ligan berfluor terhadap geometri, sifat spektroskopi, dan perilaku magnetik kobalt.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry), kode katalog H0553 |
|---|---|
| Nomor CAS | 19648-83-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > C-H Activation [Catalysis] |
| Ukuran kemasan | 5 g |
| Bentuk fisik | padatan pada suhu ruang; status hidrasi, kemurnian, dan data fisik mengikuti label serta Certificate of Analysis produk |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat, di tempat sejuk dan kering, terlindung dari kelembapan udara |
Simpan wadah dalam keadaan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan gelap, jauh dari panas serta bahan yang tidak sesuai seperti asam kuat, basa kuat, dan reduktor kuat. Kompleks logam hexafluoroacetylacetonate dapat menyerap lembap dan sedikit menyublim, sehingga penyimpanan bersama desikan atau di dalam desikator sangat dianjurkan pada iklim Indonesia. Lakukan penimbangan menggunakan spatula bersih dan kering, sebaiknya di dalam lemari asam atau glove box bila reaksi menuntut kondisi anhidrat. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium; hindari penghirupan debu maupun kontak langsung dengan kulit. Bersihkan tumpahan padatan secara hati-hati tanpa menerbangkan debunya.
- Rajca dkk. (2001). 4,6-Bis(trifluoromethyl)-N,N′-di-tert-butyl-1,3-phenylenebis(aminoxyl) and its bis(hexafluoroacetylacetonato)manganese(II) complex: synthesis, X-ray crystallography, and magnetism. Polyhedron doi:10.1016/s0277-5387(01)00671-4
- Zaman dkk. (2002). One-dimensional coordination polymers generated from 1,2-bis(x-pyridyl)butadiyne (x = 3 and 4) and bis(hexafluoroacetylacetonato)M( ii ) (M = Cu, Mn, Zn). CrystEngComm doi:10.1039/b209938a
- Karasawa dkk. (2003). Magnetic behaviors after irradiation of assemblies consisting of bis(hexafluoroacetylacetonato)copper(II) and tetrapyridyl-pentadiazo compound in frozen solution. Polyhedron doi:10.1016/s0277-5387(03)00243-2
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
