TCI H0852 7-Hydroxyflavone adalah isomer flavon dengan gugus hidroksil yang menempel pada posisi 7 cincin A dari kerangka 2-fenil-4H-kromen-4-on. Posisi hidroksilasi ini sangat berarti dalam kimia flavonoid karena banyak flavonoid alami, termasuk turunan glikosida yang tersebar luas di dunia tumbuhan, memiliki gugus fungsi pada titik yang sama. Karena itu, senyawa ini menempati posisi penting sebagai building block heterosiklik sekaligus molekul model di laboratorium riset kimia organik, kimia bahan alam, dan farmasi yang ingin menelusuri peran letak gugus hidroksil terhadap perilaku molekul.
Sifat yang membuat 7-Hydroxyflavone banyak dipilih adalah reaktivitas gugus fenolnya yang mudah diarahkan. Hidroksil pada posisi 7 lazim menjadi titik pemasangan rantai eter, gugus pelindung, maupun unit gula pada sintesis glikosida, sehingga kimiawan dapat membangun pustaka senyawa turunan secara bertahap dan terkendali. Inti kromon yang kaku dan terkonjugasi penuh memberikan kestabilan kerangka serta sifat spektroskopi yang khas, baik pada pengukuran ultraviolet maupun pada pengamatan pendaran. Kelarutannya yang memadai dalam DMSO, metanol, dan etil asetat memudahkan penanganan pada sintesis skala kecil maupun penyiapan larutan uji biologis.
Di lingkungan laboratorium Indonesia, 7-Hydroxyflavone kerap digunakan oleh kelompok riset yang menggeluti senyawa fenolik dari tanaman tropis, pengembangan bahan obat, serta pengajaran kimia organik tingkat lanjut. Kemasan 1 g dan 5 g terasa pas untuk kebutuhan penelitian skripsi, tesis, disertasi, maupun proyek hibah dengan jumlah percobaan terbatas. Ukuran kemasan yang ringkas juga membantu menjaga mutu bahan di iklim lembap karena bahan tidak terlalu lama tersimpan setelah wadah pertama kali dibuka.
- Sintesis glikosida flavonoid: hidroksil pada posisi 7 merupakan titik penempelan gula yang lazim, sehingga senyawa ini menjadi akseptor yang praktis pada reaksi glikosilasi.
- Pembuatan turunan eter dan ester: reaksi alkilasi maupun asilasi berlangsung terarah pada gugus fenol sehingga variasi rantai samping dapat disiapkan dengan jalur sintesis yang ringkas.
- Studi isomer posisi: dibandingkan berdampingan dengan turunan 5-, 6-, atau 3'-hidroksi untuk menelaah pengaruh letak gugus terhadap sifat elektronik dan aktivitas biologis.
- Standar pembanding kromatografi: profil serapan ultravioletnya membantu identifikasi puncak flavon pada analisis HPLC ekstrak tumbuhan maupun pada verifikasi kemurnian hasil sintesis.
- Perancangan molekul berpendar: kerangka kromon terhidroksilasi sering dijadikan dasar sensor optik karena responsnya terhadap perubahan lingkungan pelarut dan keasaman medium.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 6665-86-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1 g dan 5 g |
| Bentuk fisik | padatan/serbuk pada suhu ruang; penampakan lot dapat diperiksa pada label kemasan dan sertifikat analisis pemasok |
| Penyimpanan | tempat sejuk dan kering, terlindung cahaya, wadah tertutup rapat |
Tempatkan botol pada rak bahan kimia yang sejuk, kering, dan jauh dari sumber panas maupun cahaya matahari langsung, sebab gugus fenolik pada kerangka terkonjugasi dapat berubah warna bila terpapar cahaya dan udara lembap dalam waktu lama. Gunakan kemasan asli atau botol kaca gelap dengan tutup rapat, serta beri label tanggal pembukaan pertama. Lakukan penimbangan di lemari asam atau area berventilasi baik dengan jas laboratorium, sarung tangan nitril, dan kacamata pelindung. Hindari menghirup debu halus, bersihkan tumpahan segera, dan baca lembar data keselamatan sebelum memulai pekerjaan.
- Hino dkk. (2013). Polymorphism of 4′-Diethylamino-3-hydroxyflavone. Bulletin of the Chemical Society of Japan doi:10.1246/bcsj.20130012
- Sengupta dkk. (2017). Differential roles of 3-Hydroxyflavone and 7-Hydroxyflavone against nicotine-induced oxidative stress in rat renal proximal tubule cells. PLOS ONE doi:10.1371/journal.pone.0179777
- SHOJA (1990). ChemInform Abstract: 5‐Hydroxyflavone. ChemInform doi:10.1002/chin.199026057
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
