TCI H0877 8-Hydroxyquinoline-7-carboxylic Acid adalah senyawa heterosiklik aromatik yang menggabungkan inti kuinolin dengan gugus hidroksil pada posisi delapan dan gugus asam karboksilat pada posisi tujuh. Kerangka 8-hidroksikuinolin sendiri merupakan salah satu motif pengkelat logam paling klasik dalam kimia koordinasi, dan penambahan gugus karboksilat yang berdekatan memperkaya kemampuan pengikatannya. Di laboratorium, senyawa ini berfungsi sebagai building block heterosiklik sekaligus ligan untuk membentuk kompleks logam dengan sifat yang dapat dirancang.
Karakteristik utama yang membuatnya dipilih adalah susunan gugus donor yang berdekatan, yaitu nitrogen kuinolin, oksigen fenolat, dan oksigen karboksilat, yang bersama-sama mampu mengikat ion logam secara kuat dan membentuk kompleks yang stabil. Inti aromatik terkonjugasinya menyerap kuat di daerah ultraviolet dan pada banyak turunannya menunjukkan sifat fluoresensi, sehingga senyawa ini menarik untuk pengembangan sensor ion logam. Gugus karboksilat juga menyediakan titik penambatan untuk membangun struktur yang lebih besar, misalnya melalui pembentukan amida, ester, atau sebagai penghubung dalam rangka koordinasi berpori.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini relevan bagi riset kimia anorganik dan koordinasi, kimia analitik yang mengembangkan metode penentuan logam, serta kimia medisinal yang mengkaji senyawa pengkelat. Kemasan 5 g dan 25 g memberi pilihan sesuai skala kerja, mulai dari sintesis kompleks skala milimol hingga penyiapan seri ligan untuk beberapa variasi logam. Ketersediaan ukuran lebih besar membantu kelompok riset yang menjalankan percobaan berulang dalam satu periode penelitian.
- Ligan pengkelat ion logam, karena kombinasi nitrogen kuinolin dan oksigen fenolat membentuk cincin kelat lima anggota yang sangat stabil.
- Pengembangan sensor fluoresensi logam, sebab inti 8-hidroksikuinolin dikenal mengubah sifat pendarannya secara nyata ketika mengikat ion logam tertentu.
- Penyusun kerangka koordinasi berpori, mengingat gugus karboksilatnya dapat menjembatani pusat logam membentuk jaringan tiga dimensi yang teratur.
- Bahan antara kimia medisinal, karena motif pengkelat sering dieksplorasi sebagai penghambat enzim yang bergantung pada ion logam di sisi aktifnya.
- Reagen kimia analitik, sebab kemampuannya membentuk kompleks berwarna atau berpendar mendukung penetapan kadar logam secara spektrofotometri maupun spektrofluorometri.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry), kode katalog H0877 |
|---|---|
| Nomor CAS | 19829-79-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 g dan 25 g |
| Bentuk fisik | padatan pada suhu ruang; rincian lot tercantum pada Certificate of Analysis |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya |
Simpan padatan ini dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya, karena senyawa fenolik aromatik cenderung berubah warna bila lama terpapar udara dan sinar. Jauhkan dari garam logam dan bahan pengoksidasi agar tidak terjadi pembentukan kompleks yang tidak dikehendaki di dalam wadah penyimpanan. Lakukan penimbangan di lemari asam untuk menghindari terhirupnya debu halus, gunakan spatula bersih dan kering, serta tutup kembali wadah segera setelah selesai. Kenakan jas laboratorium, sarung tangan nitril, dan kacamata pengaman. Kumpulkan sisa bahan dan limbah kompleks logam secara terpisah sesuai prosedur pengelolaan limbah B3 institusi.
- Khalifa dkk. (2026). Palladium-catalyzed decarbonylative alkynylation of hydroxyquinoline carboxylic acid using dual C–H/C–O bond activation. Tetrahedron doi:10.1016/j.tet.2025.135127
- Balić dkk. (2023). Study of strong O H⋯O− hydrogen bond interactions in binuclear Zn hydroxyquinoline carboxylic acid complex. Polyhedron doi:10.1016/j.poly.2023.116518
- Małecki dkk. (2008). The reaction between [RuCl2(PPh3)3] and hydroxyquinoline carboxylic acid. Structural Chemistry doi:10.1007/s11224-007-9280-9
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
