4-(4-Hydroxyphenyl)thiomorpholine 1,1-Dioxide adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini sering diaplikasikan dalam penelitian kimia organik dan farmakologi, karena kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai grup fungsi. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan baku yang membantu dalam pembuatan senyawa kompleks dengan struktur tertentu.
Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang kompleks dan reaktivitas yang tinggi, yang membuatnya menjadi pilihan ideal dalam reaksi substitusi dan pembentukan ikatan baru. Sifat kimianya yang stabil dalam kondisi tertentu memungkinkan penggunaannya dalam berbagai kondisi reaksi tanpa mengalami degradasi yang signifikan. Karena struktur heterosikliknya, senyawa ini juga memiliki potensi dalam pengembangan obat baru.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan oleh peneliti kimia dan ilmu farmasi untuk eksperimen penelitian yang memerlukan bahan baku dengan struktur tertentu. Ketersediaannya di pasar lokal membuatnya mudah diakses oleh institusi penelitian dan perguruan tinggi.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi dalam sintesis senyawa organik kompleks
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa kimia
- Pembuatan bahan intermediet dalam produksi farmakologi
- Uji aktivitas farmakologis senyawa baru
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 103661-13-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Selama penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk menghindari risiko kebocoran atau paparan yang tidak terkendali.
—
