TCI H1250 dengan nomor CAS 68-96-2 adalah 17alpha-Hydroxyprogesterone, hormon steroid alami yang termasuk kelompok progestogen dan tergolong biokimia untuk ilmu hayati. Senyawa ini merupakan metabolit antara penting dalam jalur biosintesis steroid, berada di persimpangan antara pembentukan kortisol dan hormon seks. Di laboratorium penelitian dan pengujian, senyawa ini berfungsi sebagai bahan pembanding analitik, standar kalibrasi untuk metode imunoasai maupun kromatografi, serta bahan uji dalam studi endokrinologi dan metabolisme steroid pada tingkat sel maupun jaringan.
Yang menjadikan senyawa ini penting adalah perannya sebagai penanda biokimia yang mapan. Kadar 17alpha-hydroxyprogesterone dalam sampel biologis digunakan luas sebagai indikator dalam penelitian gangguan biosintesis steroid adrenal, sehingga ketersediaan bahan rujukan dengan identitas yang jelas menjadi syarat mutlak untuk pengembangan dan validasi metode analisis. Struktur steroid empat cincinnya yang khas memberikan sifat lipofilik, kelarutan terbatas dalam air, serta kelarutan baik dalam pelarut organik seperti etanol, metanol, dan dimetil sulfoksida. Karakteristik ini menentukan cara pembuatan larutan induk dan pengenceran kerja di laboratorium.
Laboratorium di Indonesia memanfaatkan bahan ini pada riset endokrinologi di fakultas kedokteran dan farmasi, laboratorium pengembangan metode analisis instrumental berbasis LC-MS/MS, serta unit riset yang menyiapkan kurva kalibrasi dan kontrol mutu internal. Kemasan 5 g dan 25 g memadai untuk penyiapan larutan standar berulang dalam jangka waktu panjang di laboratorium riset maupun laboratorium pengujian.
- Standar rujukan analisis LC-MS/MS dan HPLC, karena identitas senyawa yang terdefinisi jelas diperlukan untuk membuat kurva kalibrasi serta memverifikasi waktu retensi metode.
- Pengembangan dan validasi imunoasai hormon steroid, sebab bahan pembanding murni dibutuhkan untuk menilai spesifisitas antibodi dan menentukan batas deteksi metode uji.
- Penelitian jalur biosintesis steroid pada kultur sel, karena senyawa ini merupakan substrat maupun produk antara enzim kunci dalam rangkaian metabolisme steroid adrenal.
- Studi endokrinologi eksperimental di laboratorium riset, sebab senyawa berperan sebagai penanda biokimia yang mapan dalam penelitian gangguan fungsi kelenjar adrenal.
- Bahan awal semisintesis turunan steroid, karena kerangka steroid yang telah terbentuk memangkas banyak langkah dibanding membangun sistem cincin dari senyawa sederhana.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 68-96-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Steroids |
| Ukuran kemasan | 5 g dan 25 g |
| Bentuk fisik | padatan kristalin |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, terlindung dari cahaya; ikuti anjuran suhu penyimpanan pada label |
Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya, mengikuti anjuran suhu yang tercantum pada label kemasan. Gunakan botol kaca gelap atau wadah asli pabrikan, dan biarkan wadah mencapai suhu ruang sebelum dibuka bila disimpan pada suhu rendah agar uap air tidak mengembun di dalamnya. Sebagai senyawa aktif secara hormonal, hindari kontak langsung dengan kulit dan penghirupan debu; gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, masker, dan jas laboratorium, serta lakukan penimbangan di lemari asam. Larutan induk sebaiknya diberi label lengkap dan disimpan terpisah. Rujuk lembar data keselamatan sebelum penggunaan.
- Trummer dkk. (2017). 17alpha-hydroxyprogesterone in non-CAH children and adolescents at different ages. Endocrine Abstracts doi:10.1530/endoabs.49.ep1188
- Klebanoff (2006). Impact of 17alpha hydroxyprogesterone caproate administration on salivary progesterone and estriol. American Journal of Obstetrics and Gynecology doi:10.1016/j.ajog.2006.10.490
- Northen (2006). 4-Year follow-up of children exposed to 17alpha hydroxyprogesterone caproate (17P) in utero. American Journal of Obstetrics and Gynecology doi:10.1016/j.ajog.2006.10.017
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
