Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 142-73-4

Iminodiacetic Acid TCI I0006

Iminodiacetic Acid TCI I0006
Harga reguler Rp 562.800,00
Harga reguler Harga obral Rp 562.800,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Iminodiacetic Acid adalah asam amino sekunder yang membawa satu atom nitrogen terhubung pada dua gugus asam asetat. Susunan tridentat ini—satu donor nitrogen dan dua gugus karboksilat—menjadikannya salah satu agen pengkelat klasik yang paling banyak dipakai di laboratorium. Fungsinya menyerupai versi sederhana dari EDTA, dan senyawa ini menjadi bahan dasar pembuatan resin penukar ion pengkelat serta fase diam kromatografi afinitas logam. Selain sebagai pengkelat, senyawa ini juga berperan sebagai balok penyusun dalam kimia peptida dan sintesis turunan asam aminokarboksilat.

Karakteristik yang membuatnya dipilih adalah kestabilan kompleks logam yang dibentuknya. Dengan tiga titik koordinasi, senyawa ini mengikat ion logam divalen dan trivalen membentuk cincin kelat beranggota lima yang stabil namun masih menyisakan posisi koordinasi terbuka pada logam. Justru sifat "mengikat tetapi tidak menutup seluruhnya" inilah yang membuatnya ideal untuk kromatografi afinitas logam terimobilisasi, sebab ion logam tetap dapat berinteraksi dengan analit. Senyawa ini berupa padatan kristalin yang bersifat amfoter, larut lebih baik dalam larutan basa dibandingkan air netral, dan tahan disimpan dalam waktu lama.

Di Indonesia, bahan ini banyak dipakai laboratorium bioteknologi yang menyiapkan atau meregenerasi resin pemurnian protein, serta laboratorium kimia analitik yang menangani pemisahan dan prakonsentrasi logam runut dari sampel air dan lingkungan. Laboratorium kimia organik memanfaatkannya sebagai prekursor sintesis. Pilihan kemasan 25 g dan 500 g mengakomodasi baik kebutuhan penelitian eksploratif maupun penyiapan larutan kerja secara berkala.

  • Kromatografi afinitas logam terimobilisasi: gugus iminodiasetat menjadi ligan pengikat ion logam pada resin yang dipakai memurnikan protein rekombinan bertanda histidin.
  • Pembuatan resin penukar ion pengkelat: senyawa ini dicangkokkan pada matriks polimer untuk menyerap logam berat secara selektif dari larutan encer di laboratorium lingkungan.
  • Prakonsentrasi logam runut: kemampuannya mengikat kation divalen dipakai untuk memekatkan analit sebelum pengukuran spektrometri sehingga batas deteksi metode menjadi lebih baik.
  • Sintesis turunan asam aminokarboksilat: kerangka nitrogen dengan dua lengan karboksilat menjadi titik awal pembuatan pengkelat yang lebih kompleks dan bahan antara agrokimia.
  • Kimia peptida dan bahan kontras: turunan iminodiasetat digunakan sebagai gugus pengkelat pada konjugat peptida serta pada pengembangan senyawa pengikat logam untuk pencitraan.

Merek TCI
Nomor CAS 142-73-4
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Chemistry > Chemical Biology > Peptide Chemistry
Ukuran kemasan 25 g, 500 g
Bentuk fisik padatan kristalin berwarna putih hingga hampir putih
Penyimpanan simpan tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

Simpan iminodiacetic acid dalam wadah asli yang tertutup rapat pada ruang penyimpanan sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari basa kuat serta bahan pengoksidasi. Gunakan sendok atau spatula yang bersih dan kering setiap kali mengambil bahan agar tidak terjadi kontaminasi silang, terutama karena senyawa ini sering dipakai pada pekerjaan logam runut yang sangat peka terhadap pencemaran. Kenakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium saat menimbang, dan hindari terhirupnya debu dengan bekerja di area berventilasi. Larutan induk sebaiknya diberi label lengkap beserta konsentrasi dan tanggal, lalu disimpan dingin bila akan dipakai berulang.

  • Tian dkk. (2010). Complexation of NpO2+ with N-methyl-iminodiacetic acid: a comparison with iminodiacetic and dipicolinic acids. Dalton Transactions doi:10.1039/c0dt00779j
  • Yuchi dkk. (2000). Adsorption of Tetravalent Metal Ions to Chelating Resins Containing Iminodiacetic Acid Groups. Bulletin of the Chemical Society of Japan doi:10.1246/bcsj.73.1841
  • Ochoa (1993). Electrosynthesis of iminodiacetic acid from nitrilotriacetic acid. Journal of Applied Electrochemistry doi:10.1007/bf00251026

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.