TCI M1929 Methyl 3,5-Dibromobenzoate adalah ester metil asam benzoat yang cincin aromatiknya membawa dua atom brom pada posisi tiga dan lima, tepat simetris terhadap gugus ester. Bahan ini dikategorikan sebagai dendrimer building block, yakni monomer yang dirancang untuk membangun struktur bercabang secara berulang. Pola satu gugus fungsi tunggal berhadapan dengan dua gugus reaktif identik menjadikan senyawa ini contoh klasik monomer tipe AB₂, susunan yang menjadi dasar pembuatan dendrimer, dendron, dan polimer hiperbercabang di laboratorium kimia polimer maupun ilmu material.
Karakteristik yang membuatnya sangat diminati adalah simetri dan keterarahan reaksinya. Kedua atom brom pada posisi meta bersifat setara secara kimia, sehingga keduanya dapat bereaksi serentak pada kondisi kopling silang yang dikatalisis paladium seperti reaksi Suzuki, Sonogashira, Buchwald–Hartwig, atau Heck, menghasilkan percabangan yang seragam dan mudah diprediksi. Sementara itu, gugus ester metil berperan sebagai titik fokus yang dapat dihidrolisis menjadi asam karboksilat, direduksi menjadi alkohol benzilik, atau diubah menjadi amida ketika dendron perlu disambungkan ke inti. Ketegasan pembagian peran inilah yang memungkinkan pertumbuhan generasi dendrimer berlangsung terkendali.
Di Indonesia, bahan ini digunakan pada kelompok riset kimia material, kimia polimer, dan teknik kimia yang menggeluti pengembangan makromolekul bercabang, material fungsional, serta ligan organik berukuran besar. Kemasan 5 g dan 25 g mendukung dua pola kerja sekaligus: eksplorasi rute sintesis pada skala kecil dan pembuatan dendron generasi lanjut yang biasanya menuntut bahan awal lebih banyak karena melibatkan banyak tahapan berurutan dengan rendemen bertingkat.
- Sintesis dendrimer dan dendron tipe Fréchet, karena strukturnya merupakan monomer AB₂ ideal dengan dua cabang setara dan satu titik fokus.
- Reaksi kopling silang Suzuki, sebab kedua ikatan karbon–brom pada posisi meta mudah diaktifkan katalis paladium untuk membentuk ikatan karbon–karbon baru.
- Pembuatan polimer hiperbercabang, mengingat rasio gugus reaktif yang tidak seimbang mendorong pertumbuhan rantai bercabang tanpa membentuk jaringan tersambung silang.
- Sintesis ligan organik berukuran besar, karena aminasi Buchwald–Hartwig pada kedua posisi brom menghasilkan kerangka difenilamina yang berguna bagi kimia koordinasi.
- Pengembangan material optoelektronik, sebab kopling Sonogashira pada kedua posisi brom memungkinkan pembentukan sistem terkonjugasi yang diperluas secara terarah.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 51329-15-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Dendrimer Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 g dan 25 g |
| Bentuk fisik | padatan kristalin pada suhu ruang; rujuk label dan CoA bawaan produk |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik |
Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, jauh dari sumber panas, sinar matahari langsung, basa kuat, serta bahan pengoksidasi. Karena akan digunakan pada reaksi yang dikatalisis logam dan peka terhadap air, jaga agar bahan tetap kering dengan menutup wadah segera setelah pengambilan dan menggunakan spatula bersih. Timbang di dalam lemari asam untuk menghindari terhirupnya debu halus, dan kenakan jas laboratorium, sarung tangan nitril, serta kacamata pengaman. Kumpulkan sisa bahan dan limbah terhalogenasi pada wadah limbah terpisah sesuai prosedur institusi.
—
