TCI M1931 5-Methylcytidine adalah nukleosida termodifikasi yang tersusun dari basa 5-metilsitosin yang terikat pada gula ribosa. Senyawa ini merupakan analog sitidin dengan tambahan gugus metil pada posisi lima cincin pirimidin, suatu modifikasi yang secara alami ditemukan pada RNA berbagai organisme. Dalam laboratorium biologi molekuler dan kimia asam nukleat, bahan ini berperan sebagai bahan acuan dan bahan awal sintesis yang memungkinkan peneliti mempelajari peran metilasi pada RNA, termasuk pengaruhnya terhadap stabilitas struktur, proses translasi, dan pengenalan oleh protein pengikat asam nukleat tertentu di dalam sel.
Sifat yang menjadikannya penting adalah posisi gugus metilnya yang terdefinisi jelas serta keberadaannya sebagai epigenetic mark alami. Metilasi pada posisi lima tidak mengubah kemampuan basa membentuk pasangan Watson–Crick dengan guanin, namun mengubah sifat sterik dan elektronik pada alur mayor sehingga memengaruhi interaksi dengan enzim dan protein pembaca. Sebagai nukleosida bebas, molekul ini memiliki gugus hidroksil pada ribosa yang dapat dilindungi secara selektif dan difosforilasi, sehingga dapat dijadikan titik awal pembuatan fosforamidit untuk sintesis oligonukleotida. Kelarutannya dalam pelarut berair juga memudahkan penyiapan larutan induk.
Di Indonesia, bahan ini dipakai laboratorium bioteknologi, biologi molekuler, dan kimia medisinal pada universitas serta lembaga riset yang mendalami epigenetika RNA, pengembangan terapi berbasis asam nukleat, maupun analisis nukleosida menggunakan HPLC dan LC-MS. Kemasan 1 g sesuai dengan pola pemakaian bahan ini yang umumnya dalam jumlah kecil namun menuntut kualitas terjaga, karena sering dipakai sebagai standar atau bahan awal sintesis bernilai tinggi.
- Penelitian epigenetika RNA, karena metilasi pada posisi lima sitosin merupakan penanda alami yang memengaruhi stabilitas serta fungsi transkrip di dalam sel.
- Bahan standar untuk analisis HPLC dan LC-MS nukleosida, sebab strukturnya terdefinisi jelas sehingga membantu identifikasi dan kuantifikasi nukleosida termetilasi.
- Bahan awal sintesis fosforamidit, mengingat gugus hidroksil ribosanya dapat dilindungi secara selektif untuk kemudian dirangkai menjadi oligonukleotida termodifikasi.
- Studi interaksi enzim dengan asam nukleat, karena analog ini memungkinkan peneliti menilai pengaruh metilasi terhadap pengenalan substrat oleh metiltransferase maupun protein pembaca.
- Pengembangan senyawa kandidat berbasis nukleosida, sebab kerangka nukleosida termodifikasi kerap menjadi titik awal perancangan senyawa antivirus maupun antikanker.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2140-61-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Nucleic Acid Chemistry |
| Ukuran kemasan | 1 g |
| Bentuk fisik | padatan serbuk pada suhu ruang; rujuk label dan CoA bawaan produk |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, tempat sejuk dan kering, terlindung dari kelembapan |
Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat pada tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya; penyimpanan di lemari pendingin bahan kimia sangat dianjurkan untuk menjaga mutu nukleosida dalam jangka panjang. Biarkan wadah mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar uap air tidak mengembun pada serbuk. Gunakan spatula kering dan bersih, hindari kontaminasi silang, serta siapkan larutan induk dengan air atau buffer berkualitas biologi molekuler. Kenakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium; buang sisa bahan sesuai prosedur limbah kimia institusi.
- (2013). 454. Gene Expression from Pseudouridine and 5-Methylcytidine Modified Messenger RNAs. Molecular Therapy doi:10.1016/s1525-0016(16)34789-x
- PADMAJA dkk. (1991). ChemInform Abstract: Structure of 5‐Methylcytidine.. ChemInform doi:10.1002/chin.199140241
- Sharonov dkk. (2003). Photophysical properties of 5-methylcytidine. Photochemical & Photobiological Sciences doi:10.1039/b212664h
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
