4-Maleimidobutyric Acid adalah pereaksi penaut (linker) heterobifungsional yang memadukan cincin maleimida reaktif-tiol pada satu ujung dan gugus asam karboksilat bebas pada ujung lainnya, dihubungkan rantai butirat pendek. Di laboratorium kimia hayati, senyawa ini berperan sebagai jembatan kovalen antara dua biomolekul berbeda: gugus maleimida menangkap tiol bebas seperti sistein, sementara gugus karboksilat diaktivasi menjadi ester aktif untuk bereaksi dengan amina primer, misalnya lisina atau ujung N protein. Dengan demikian, satu reagen mampu menyatukan dua permukaan kimia yang berlainan secara terkendali.
Sifat utama yang membuatnya dipilih adalah selektivitas ganda yang sangat jelas. Adisi Michael maleimida terhadap tiol berlangsung cepat pada pH sekitar netral hingga sedikit basa dan hampir tidak mengganggu gugus amina, sedangkan aktivasi karboksilat melalui karbodiimida atau pembentukan ester NHS berlangsung pada tahap terpisah sehingga urutan konjugasi mudah dikendalikan. Panjang rantai butirat memberikan jarak antar-komponen yang cukup untuk mengurangi halangan sterik, namun tetap ringkas sehingga konjugat akhir tidak menjadi terlalu fleksibel atau bertambah hidrofobik secara berlebihan.
Di laboratorium Indonesia, reagen ini banyak dimanfaatkan pada riset imunokimia, pengembangan kit diagnostik berbasis konjugat enzim-antibodi, serta penelitian penghantaran obat di perguruan tinggi dan lembaga riset. Ketersediaan kemasan 1 g dan 5 g membantu laboratorium menyesuaikan pembelian dengan kebutuhan optimasi dalam skala kecil, sekaligus menyediakan cadangan yang memadai saat protokol konjugasi sudah mapan dan dijalankan berulang.
- Penautan antibodi dengan enzim pelapor, karena maleimida mengikat tiol hasil reduksi sementara karboksilat teraktivasi menyasar amina sehingga arah konjugasi dapat diatur bertahap.
- Sintesis konjugat hapten-protein pembawa, sebab reagen ini menghubungkan molekul kecil bergugus amina dengan protein pembawa bertiol untuk keperluan produksi antibodi penelitian.
- Pembuatan konjugat obat-antibodi skala riset, mengingat panjang rantai butirat menyediakan jarak sterik yang memadai tanpa menambah hidrofobisitas konjugat secara berlebihan.
- Imobilisasi peptida pada permukaan atau resin berfungsi amina, karena karboksilat dapat diaktivasi lebih dulu lalu maleimida menangkap peptida bergugus sistein secara spesifik.
- Fungsionalisasi nanopartikel dan hidrogel, sebab reagen ini memberi titik tambat kovalen ganda yang stabil untuk merancang material pembawa dalam penelitian penghantaran obat.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 57078-98-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Linkers and Crosslinkers |
| Ukuran kemasan | 1 g dan 5 g |
| Bentuk fisik | padatan/serbuk pada suhu ruang |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari kelembapan; ikuti label serta lembar data produk |
Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya serta uap basa, karena cincin maleimida dapat terhidrolisis menjadi asam maleamat pada kondisi lembap dan pH tinggi. Wadah kaca bertutup ulir dengan segel atau penyimpanan di dalam desikator membantu menjaga reaktivitas selama masa pakai. Larutan induk sebaiknya dibuat segar dalam pelarut anhidrat seperti dimetil sulfoksida atau dimetilformamida tepat sebelum digunakan. Gunakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium; timbang di lemari asam karena serbuknya bersifat iritan bagi kulit, mata, dan saluran pernapasan.
- de Figueiredo dkk. (2008). ChemInform Abstract: Synthesis of 4‐Maleimidobutyric Acid and Related Maleimides.. ChemInform doi:10.1002/chin.200834111
- Christmann dkk. (2008). Synthesis of 4-Maleimidobutyric Acid and Related Maleimides. Synthesis doi:10.1055/s-2008-1032016
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
