5-Norbornene-2-endo,3-endo-dimethanol dari TCI adalah diol bisiklik berkerangka norbornena. Kedua gugus hidroksimetilnya berada pada konfigurasi endo, yaitu mengarah ke sisi yang sama dengan ikatan rangkap C=C. Produk ini adalah isomer tunggal, berbeda dari versi campuran endo/exo, sehingga peneliti dapat bekerja dengan stereokimia yang terdefinisi. Di laboratorium, senyawa ini dipakai sebagai monomer dalam kimia polimer, baik melalui polimerisasi pembukaan cincin metatesis (ROMP) pada alkenanya maupun melalui polikondensasi pada dua gugus alkohol primernya.
Keunggulan isomer endo,endo murni adalah konsistensinya. Stereokimia yang seragam memberi kinetika polimerisasi yang lebih dapat direproduksi dan polimer dengan struktur lebih teratur dibandingkan saat memakai campuran isomer. Dalam ROMP, isomer endo biasanya bereaksi lebih lambat daripada isomer exo. Justru sifat ini menjadikannya pembanding penting dalam studi mekanisme dan dapat dimanfaatkan untuk mengatur urutan monomer pada kopolimerisasi. Kedekatan ruang kedua gugus hidroksil endo juga memudahkan pembentukan senyawa siklik seperti asetal atau karbonat siklik.
Bagi laboratorium di Indonesia, bahan ini cocok untuk kelompok riset polimer, kimia organik fisik, dan material fungsional yang memerlukan kontrol stereokimia dalam penelitiannya. Kemasan 1 g dan 5 g sesuai untuk skala riset akademik, misalnya sintesis turunan monomer, uji kinetika ROMP, atau pembuatan poliester dalam jumlah kecil. Dipasangkan dengan isomer exo,exo (N0769), produk ini memungkinkan studi perbandingan yang rapi tentang peran konfigurasi ruang terhadap reaktivitas dan sifat material.
- Monomer ROMP dengan stereokimia terdefinisi: konfigurasi endo,endo yang seragam menghasilkan kinetika yang dapat direproduksi, dan berguna sebagai pembanding terhadap monomer exo dalam studi mekanisme.
- Monomer diol untuk poliester dan poliuretan: dua gugus alkohol primer dapat dipolimerisasi dengan asam dikarboksilat atau diisosianat, sementara alkena norbornena tersisa untuk ikatan silang.
- Sintesis turunan siklik: letak kedua gugus hidroksil endo yang saling berdekatan memudahkan pembentukan asetal, ketal, atau karbonat siklik yang berguna sebagai zat antara atau monomer baru.
- Kopolimerisasi dengan kontrol urutan: perbedaan laju ROMP antara isomer endo dan exo dapat dimanfaatkan untuk mengatur distribusi monomer dalam kopolimer.
- Blok pembangun sintesis organik stereoselektif: kerangka bisiklik yang kaku dengan konfigurasi pasti menjadi titik awal yang baik untuk sintesis senyawa target dengan stereokimia terkendali.
| Merek | TCI (kode produk N0768) |
|---|---|
| Nomor CAS | 699-97-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Monomers |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | — |
| Penyimpanan | tertutup rapat, sejuk dan kering; ikuti suhu pada label |
- Konfigurasi: isomer 2-endo,3-endo; bentuk fisik lihat label dan CoA
Simpan dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya serta panas, sesuai rekomendasi pada label dan SDS. Jauhkan dari oksidator kuat dan asam kuat. Untuk ROMP yang peka pengotor dan air, keringkan bahan atau simpan di bawah gas inert setelah dibuka. Gunakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, dan tangani di area berventilasi baik. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata.
- Jung dkk. (2015). Cure Behavior and Tensile Properties of Ethylidene Norbornene/endo-Dicyclopentadiene Blends. Polymer Korea doi:10.7317/pk.2015.39.3.506
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
