Pentamethylbenzaldehyde dari TCI adalah aldehida aromatik yang cincin benzenanya membawa lima gugus metil, sehingga semua posisi cincin selain gugus formil sudah tersubstitusi. Senyawa ini termasuk building block non-heterosiklik untuk sintesis organik. Di laboratorium, peneliti memakainya untuk memasukkan gugus aril yang sangat ruah (bulky) dan kaya elektron ke dalam molekul target. Senyawa ini juga sering dijadikan substrat model untuk mempelajari pengaruh halangan sterik terhadap reaktivitas gugus karbonil.
Ciri khas senyawa ini adalah adanya dua gugus metil di posisi orto yang mengapit gugus aldehida. Kedua gugus metil ini menimbulkan halangan sterik yang besar dan dapat memengaruhi orientasi gugus formil terhadap bidang cincin. Akibatnya, laju dan selektivitas reaksi adisi nukleofilik pada aldehida ini berbeda dibandingkan benzaldehida biasa. Lima gugus metil juga menjadikan cincinnya kaya elektron. Sifat ini menarik untuk merancang ligan, katalis, atau molekul fungsional yang membutuhkan lingkungan sterik terlindung di sekitar pusat reaktifnya.
Di Indonesia, bahan ini cocok untuk laboratorium kimia organik fisik, kimia koordinasi, dan sintesis material di perguruan tinggi serta lembaga riset. Kemasan 1g sesuai untuk pekerjaan skala kecil, misalnya sintesis ligan khusus, studi mekanisme reaksi, atau pembuatan pembanding analitik. Mahasiswa dan peneliti yang mempelajari efek sterik dalam reaksi karbonil dapat memakai senyawa ini bersama benzaldehida dan turunan metilnya sebagai seri pembanding yang informatif.
- Studi efek sterik pada reaksi karbonil: dua gugus metil orto yang mengapit aldehida menjadikannya substrat ideal untuk membandingkan laju adisi nukleofilik dengan benzaldehida biasa.
- Sintesis ligan ruah: gugus pentametilfenil dapat dimasukkan ke kerangka imina, amina, atau fosfina untuk melindungi pusat logam dalam kompleks koordinasi.
- Pembentukan basa Schiff dan imina: gugus aldehidanya tetap bereaksi dengan amina primer, menghasilkan imina tersubstitusi ruah yang berguna dalam kimia koordinasi dan katalisis.
- Sintesis senyawa makrosiklik dan porfirinoid: aldehida aromatik ruah sering dipakai untuk mengatur kelarutan dan agregasi molekul makrosiklik dalam riset material.
- Prekursor alkohol dan asam terkait: reduksi atau oksidasi gugus formilnya menghasilkan alkohol benzilik atau asam karboksilat pentametil untuk sintesis lanjutan.
| Merek | TCI (kode produk P1351) |
|---|---|
| Nomor CAS | 17432-38-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | padatan; rujuk CoA dan SDS untuk data lengkap |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, sejuk, kering, terlindung dari udara dan cahaya |
Seperti aldehida aromatik pada umumnya, senyawa ini dapat teroksidasi perlahan oleh udara menjadi asam karboksilat yang sesuai. Simpan dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya. Setelah membuka wadah, sebaiknya alirkan gas inert seperti nitrogen atau argon sebelum menutupnya kembali. Saat menimbang, gunakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, lalu kerjakan di lemari asam untuk menghindari debu terhirup. Jauhkan dari oksidator kuat dan rujuk SDS resmi.
—
