Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 13861-22-8

Propargyl Methacrylate (stabilized with MEHQ) TCI P3043

Propargyl Methacrylate (stabilized with MEHQ) TCI P3043
Harga reguler Rp 2.391.900,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.391.900,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

=====PRODUK 1=====

Propargyl Methacrylate adalah senyawa monomer organik yang termasuk golongan ester metakrilat, dengan gugus fungsi propargil (alkuna) pada bagian ujung molekulnya. Di laboratorium, senyawa ini berperan sebagai building block atau bahan baku sintesis yang sangat penting, terutama dalam bidang kimia polimer dan kimia material. Kehadiran dua gugus fungsional yang berbeda dalam satu molekul menjadikannya jembatan yang menghubungkan reaksi polimerisasi radikal dengan kimia klik, sehingga para peneliti dapat merancang polimer fungsional dengan arsitektur molekul yang terkendali. Produk ini dipasarkan oleh TCI dengan kode P3043, dilengkapi penstabil MEHQ agar tetap aman selama penyimpanan dan pengiriman. Di Indonesia, senyawa ini umum digunakan oleh laboratorium riset perguruan tinggi, pusat penelitian material, dan industri kimia halus sebagai bahan dasar pembuatan polimer khusus.

Keunggulan utama Propargyl Methacrylate terletak pada sifat bifungsionalnya. Gugus metakrilat dapat mengalami polimerisasi radikal maupun kopolimerisasi dengan berbagai monomer vinil, sedangkan gugus alkuna terminalnya sangat reaktif terhadap reaksi sikloadisi azida-alkuna yang dikatalisis tembaga, yang dikenal sebagai kimia klik. Kombinasi ini memungkinkan peneliti membangun polimer dengan gugus samping alkuna yang kemudian dapat difungsionalisasi lebih lanjut secara selektif dan efisien. Keberadaan penstabil MEHQ (monometil eter hidrokuinon) menghambat polimerisasi dini selama penyimpanan, sehingga kualitas monomer tetap terjaga. Kemurnian dan konsistensi produk dari TCI juga menjadi pertimbangan penting bagi laboratorium yang menuntut hasil sintesis yang reprodusibel. Dengan demikian, bahan ini menjadi pilihan utama untuk penelitian yang membutuhkan fleksibilitas modifikasi pasca-polimerisasi.

Di laboratorium-laboratorium Indonesia, Propargyl Methacrylate banyak dipakai dalam penelitian pascasarjana kimia, rekayasa material, serta pengembangan biomaterial dan sistem penghantaran obat. Laboratorium di universitas seperti jurusan kimia dan teknik kimia sering memanfaatkannya untuk membuat polimer fungsional, hidrogel, serta kerangka polimer untuk keperluan biokonjugasi. Ketersediaannya dalam kemasan kecil 1 g sangat membantu laboratorium dengan kebutuhan volume kecil namun frekuensi tinggi, karena monomer ini umumnya tidak disimpan dalam jumlah besar. Peneliti muda dan dosen juga menggunakannya dalam studi perbandingan metode polimerisasi maupun uji kelayakan sebelum produksi skala lebih besar. Dengan dukungan pendistribusian yang baik, bahan ini turut memperkuat kapabilitas riset kimia polimer di dalam negeri.

  • Sintesis polimer fungsional melalui polimerisasi radikal — gugus metakrilat pada senyawa ini bereaksi membentuk rantai polimer dengan gugus alkuna yang menggantung, siap untuk modifikasi lebih lanjut.
  • Kimia klik (sikloadisi azida-alkuna) — gugus alkuna terminal bereaksi cepat dan selektif dengan senyawa azida menggunakan katalis tembaga, sehingga cocok untuk biokonjugasi dan penandaan molekul.
  • Kopolimerisasi dengan monomer lain seperti stirena atau akrilat — memungkinkan penyesuaian sifat mekanik, termal, dan kelarutan polimer sesuai kebutuhan aplikasi akhir.
  • Pengembangan hidrogel dan biomaterial — monomer ini dapat menjadi komponen pengikat silang yang menghasilkan jaringan polimer dengan kemampuan degradasi dan responsivitas yang dapat direkayasa.
  • Modifikasi permukaan dan pelapisan (coating) — polimer yang mengandung gugus alkuna dapat digrafting pada permukaan substrat melalui kimia klik untuk aplikasi sensor, membran, dan perangkat biomedis.

Merek TCI
Nomor CAS 13861-22-8
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g
Bentuk fisik berupa cairan pada suhu ruang
Penyimpanan simpan dalam wadah tertutup rapat, sejuk, terlindung dari cahaya, dan jauh dari sumber panas serta inisiator polimerisasi

Propargyl Methacrylate sebaiknya disimpan di tempat sejuk, idealnya di dalam lemari pendingin dengan suhu yang stabil dan terlindung dari cahaya langsung. Wadah asli dari produsen yang tertutup rapat merupakan pilihan terbaik untuk mempertahankan efektivitas penstabil MEHQ, dan tutup harus segera ditutup kembali setelah setiap pemakaian guna mencegah penguapan serta kontaminasi. Karena senyawa ini mudah terpolimerisasi bila terkena panas, radiasi, atau inisiator, jauhkan dari sumber api, percikan, dan bahan pengoksidasi kuat. Seluruh penanganan sebaiknya dilakukan di dalam lemari asam dengan sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Hindari menghirup uapnya dan pastikan ventilasi ruangan memadai. Periksa kondisi fisik bahan sebelum digunakan dan jangan memakai produk yang sudah mengental atau menunjukkan tanda polimerisasi dini.

  • Baek dkk. (2016). Bubble-point measurement for the binary mixture of propargyl acrylate and propargyl methacrylate in supercritical carbon dioxide. The Journal of Chemical Thermodynamics doi:10.1016/j.jct.2015.09.014
  • Osuofa dkk. (2024). Preparation of Protein A Membranes Using Propargyl Methacrylate-Based Copolymers and Copper-Catalyzed Alkyne–Azide Click Chemistry. Polymers doi:10.3390/polym16020239
  • Meng dkk. (2015). Self-assembling amphiphilic poly(propargyl methacrylate) grafted DNA copolymers into multi-strand helices. Soft Matter doi:10.1039/c5sm01325a

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.