TCI C2154 Carbon Nanotube Multi-walled dengan diameter 20–40 nm dan panjang 5–15 mikrometer adalah material nanokarbon berbentuk tabung berdinding banyak yang tersusun atas lembaran grafena bergulung konsentris. Dibandingkan varian berdiameter lebih kecil, tabung dengan diameter menengah ini biasanya lebih mudah didispersikan karena gaya tarik antar-tabung yang cenderung tidak sekuat pada nanotabung yang sangat ramping. Di laboratorium, material ini digunakan sebagai bahan pengisi konduktif, penyangga katalis, komponen elektroda, dan objek penelitian karakterisasi material dalam berbagai kajian ilmu material serta rekayasa nanoteknologi.
Sifat yang menjadi pertimbangan utama dalam memilih varian ini adalah keseimbangan antara nisbah aspek dan kemudahan pengolahan. Dengan panjang 5–15 mikrometer, tabung tetap cukup panjang untuk membentuk jaringan konduktif yang saling terhubung di dalam matriks, sementara diameter 20–40 nm memberikan kekakuan lentur yang lebih tinggi sehingga tabung tidak mudah membelit menjadi gumpalan rapat. Struktur berdinding banyak memberi kekuatan mekanik dan kestabilan termal yang baik, dan permukaan karbonnya tetap dapat difungsionalisasi secara kimia untuk memperbaiki keterikatan dengan polimer atau meningkatkan kestabilan dispersinya di dalam pelarut.
Di Indonesia, material ini banyak dipakai dalam riset komposit polimer, penelitian penyimpanan energi, kajian material penyerap gelombang, serta pengembangan sensor di perguruan tinggi dan lembaga riset. Kemasan 1 g dan 5 g sesuai dengan pola pemakaian laboratorium yang biasanya membutuhkan material nanokarbon dalam jumlah kecil untuk tiap formulasi percobaan. Pencantuman rentang dimensi yang jelas memudahkan peneliti menjaga keterulangan hasil dan menuliskan spesifikasi bahan dalam laporan maupun publikasi ilmiah.
- Komposit polimer konduktif: diameter menengah memudahkan proses dispersi sehingga jaringan hantaran listrik dapat terbentuk lebih merata di dalam matriks polimer.
- Riset penyimpanan energi: dipakai sebagai bahan aditif konduktif maupun kerangka elektroda dalam pengembangan baterai dan superkapasitor skala laboratorium.
- Penyangga katalis: permukaan karbon yang stabil secara kimia dimanfaatkan untuk menyebarkan nanopartikel logam aktif dalam penelitian katalisis heterogen.
- Material penyerap gelombang mikro: sifat konduktif dan struktur berongga nanotabung diteliti untuk aplikasi peredam interferensi elektromagnetik pada bahan komposit.
- Penguatan mekanik komposit: penambahan nanotabung berdinding banyak dikaji untuk meningkatkan kekuatan, kekakuan, dan ketangguhan bahan berbasis polimer atau semen.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 308068-56-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Nanocarbon Materials > Carbon Nanotubes (CNTs) and CNT Dispersants |
| Ukuran kemasan | 1 g dan 5 g |
| Bentuk fisik | serbuk nanokarbon berwarna hitam; dimensi 20–40 nm (diameter) dan 5–15 mikrometer (panjang) |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk dan kering dalam wadah tertutup rapat sesuai anjuran pada label produk |
Simpan material dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, terlindung dari kelembapan serta aliran udara yang dapat menerbangkan partikel halus. Lakukan penimbangan di dalam lemari asam atau ruang berventilasi terkendali untuk membatasi penyebaran serbuk nano. Gunakan sarung tangan, jas laboratorium, kacamata pelindung, dan masker partikulat yang sesuai selama penanganan maupun tahap sonikasi dan dispersi. Bersihkan tumpahan menggunakan lap lembap atau penyedot ber-filter HEPA dan hindari menyapu dalam keadaan kering. Baca lembar data keselamatan bahan sebelum pemakaian pertama di laboratorium.
- Sun dkk. (2003). Luminescence from multi-walled carbon nanotubes and the Eu(III)/multi-walled carbon nanotube composite. Carbon doi:10.1016/s0008-6223(03)00148-9
- Jung dkk. (2008). Horizontally aligned single-walled carbon nanotube field emitters fabricated on vertically aligned multi-walled carbon nanotube electrode arrays. Carbon doi:10.1016/j.carbon.2008.05.020
- Terasawa dkk. (2012). Superior performance of non-activated multi-walled carbon nanotube polymer actuator containing ruthenium oxide over a single-walled carbon nanotube. Carbon doi:10.1016/j.carbon.2011.12.039
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.