Carbon Nanotube Multi-walled dari TCI dengan kode katalog C2155 adalah material nanokarbon berbentuk tabung berdinding banyak (multi-walled) dengan diameter 20–40 nm dan panjang 1–2 mikrometer. Material ini tersusun atas lembaran grafena yang tergulung konsentris sehingga membentuk struktur silinder berongga dengan rasio panjang terhadap diameter yang sangat tinggi. Di laboratorium, bahan ini berperan sebagai pengisi fungsional (filler) untuk material komposit, sebagai bahan aktif atau penunjang konduktivitas pada elektroda, serta sebagai objek kajian dalam penelitian dasar sifat material berskala nano.
Karakteristik yang membuat varian ini banyak dipilih adalah kombinasi diameter yang relatif kecil dengan panjang yang pendek. Diameter 20–40 nm memberikan luas permukaan spesifik yang lebih besar dibandingkan tabung berdiameter tebal, sehingga interaksi antarmuka dengan matriks polimer, resin, atau larutan elektrolit menjadi lebih intensif. Panjang 1–2 mikrometer membuat tabung relatif lebih mudah didispersikan dan tidak terlalu mudah membentuk gumpalan yang saling terjerat, sehingga proses sonikasi maupun pencampuran mekanis dapat menghasilkan suspensi yang lebih seragam. Struktur berdinding banyak juga memberikan ketahanan mekanis dan stabilitas termal yang baik selama proses pengolahan.
Di laboratorium Indonesia, material ini umum dijumpai pada riset kampus dan lembaga penelitian yang menggarap bidang material maju, penyimpan energi, dan sensor. Kemasan 1 gram sesuai untuk skala penelitian, uji pendahuluan, maupun praktikum lanjut di program magister dan doktoral, karena jumlah nanotube yang dibutuhkan per formulasi biasanya sangat kecil. Kondisi laboratorium tropis yang lembap menuntut penyimpanan dalam wadah tertutup rapat agar serbuk tetap kering dan mudah ditimbang.
- Pembuatan komposit polimer konduktif, karena diameter kecil dan luas permukaan besar membantu membentuk jalur hantaran listrik pada fraksi pengisi yang rendah.
- Penelitian elektroda baterai dan superkapasitor, sebab jaringan nanotube menyediakan lintasan elektron yang kontinu sekaligus menopang struktur lapisan aktif selama siklus pengisian.
- Pengembangan sensor kimia dan biosensor, karena permukaan nanotube yang luas memberi banyak titik interaksi bagi molekul target maupun gugus fungsi hasil modifikasi.
- Kajian dispersi dan surfaktan nanokarbon, mengingat panjang tabung yang pendek memudahkan evaluasi efektivitas dispersan dan stabilitas suspensi dalam berbagai pelarut.
- Studi karakterisasi material nano menggunakan SEM, TEM, dan spektroskopi Raman, karena dimensi tabung yang terdefinisi memudahkan interpretasi data morfologi.
| Merek | TCI (kode katalog C2155) |
|---|---|
| Nomor CAS | 308068-56-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Nanocarbon Materials > Carbon Nanotubes (CNTs) and CNT Dispersants |
| Ukuran kemasan | 1 g |
| Bentuk fisik | serbuk halus berwarna hitam |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari kelembapan |
- Dimensi: diameter 20–40 nm, panjang 1–2 mikrometer
Simpan serbuk nanotube dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, diletakkan di tempat sejuk, kering, dan jauh dari sumber panas maupun percikan api. Karena partikelnya sangat halus dan mudah beterbangan, penimbangan sebaiknya dilakukan di dalam lemari asam atau kabinet timbang untuk menghindari terhirupnya debu. Gunakan sarung tangan, jas laboratorium, kacamata pelindung, dan masker partikulat yang sesuai. Hindari penggunaan aliran udara kencang di sekitar area kerja, bersihkan tumpahan dengan cara basah atau penyedot ber-HEPA, dan jangan menyapu serbuk dalam keadaan kering. Tutup kembali wadah segera setelah digunakan agar bahan tidak menyerap uap air.
- Sun dkk. (2003). Luminescence from multi-walled carbon nanotubes and the Eu(III)/multi-walled carbon nanotube composite. Carbon doi:10.1016/s0008-6223(03)00148-9
- Jung dkk. (2008). Horizontally aligned single-walled carbon nanotube field emitters fabricated on vertically aligned multi-walled carbon nanotube electrode arrays. Carbon doi:10.1016/j.carbon.2008.05.020
- Terasawa dkk. (2012). Superior performance of non-activated multi-walled carbon nanotube polymer actuator containing ruthenium oxide over a single-walled carbon nanotube. Carbon doi:10.1016/j.carbon.2011.12.039
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.