Cobalt(II) Hydroxide (Co(OH)₂) adalah senyawa kimia yang memiliki peran penting dalam berbagai reaksi kimia dan proses katalitik. Sebagai salah satu senyawa dari logam transisi, Cobalt(II) Hydroxide sering digunakan dalam laboratorium untuk reaksi reduksi dan oksidasi, serta dalam pembuatan katalis. Bahan ini juga digunakan dalam analisis kuantitatif dan kualitatif, terutama dalam proses pemurnian dan karakterisasi senyawa kimia. Dalam bidang kimia anorganik, senyawa ini menjadi bahan baku untuk sintesis senyawa kompleks dan bahan tambahan dalam berbagai eksperimen kimia.
Cobalt(II) Hydroxide memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun dapat bereaksi dengan asam dan basa tergantung pada lingkungan reaksi. Senyawa ini juga memiliki warna biru kehijauan yang khas, yang memudahkan identifikasi visual dalam laboratorium. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, Cobalt(II) Hydroxide sering dipilih sebagai bahan baku dalam eksperimen yang membutuhkan kestabilan kimia.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, Cobalt(II) Hydroxide digunakan secara luas dalam pendidikan, penelitian, dan industri. Bahan ini menjadi bagian dari kurikulum kimia di berbagai institusi pendidikan tinggi dan laboratorium penelitian. Selain itu, senyawa ini juga diterapkan dalam industri kimia untuk produksi bahan kimia lainnya, seperti pigmen dan bahan katalis.
- Reaksi katalitik dalam sintesis senyawa organik
- Analisis kualitatif dan kuantitatif dalam kimia analitik
- Pembuatan katalis untuk reaksi reduksi dan oksidasi
- Pengujian sifat kimia dalam karakterisasi senyawa
- Eksperimen kimia anorganik untuk pembelajaran dasar
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 21041-93-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Transition Elements |
| Ukuran kemasan | 50g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari kelembapan dan sinar matahari langsung |
Cobalt(II) Hydroxide harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara, serta jauh dari kelembapan dan paparan langsung sinar matahari. Bahan ini bersifat korosif dan dapat menyebabkan iritasi kulit, sehingga harus ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya. Penyimpanan yang tepat akan memastikan kestabilan kimia dan kualitas bahan selama periode penggunaan.
- Chari dkk. (2012). ChemInform Abstract: Room Temperature Synthesis of Benzimidazole Derivatives Using Reusable Cobalt Hydroxide (II) and Cobalt Oxide (II) as Efficient Solid Catalysts.. ChemInform doi:10.1002/chin.201205143
- Adharvana Chari dkk. (2011). Room temperature synthesis of benzimidazole derivatives using reusable cobalt hydroxide (II) and cobalt oxide (II) as efficient solid catalysts. Tetrahedron Letters doi:10.1016/j.tetlet.2011.08.047
- Liu dkk. (2023). Efficient cobalt hydroxide nanosheets for enhanced electrochemical sensing of Hg (II) ion. Chemosphere doi:10.1016/j.chemosphere.2023.139015
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
