5-Cyclopropyl-1H-pyrazol-3-amine adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini memiliki struktur kompleks yang memungkinkan reaksi kimia berbagai jenis, sehingga sering digunakan dalam penelitian kimia organik. Produk ini termasuk dalam kategori bahan pembangun, yang merupakan bagian dari senyawa heterosiklik. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan bantu untuk menghasilkan senyawa baru dengan struktur tertentu.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktif, sehingga dapat digunakan dalam berbagai reaksi kimia. Struktur molekulnya yang khas memungkinkan interaksi dengan berbagai reaktan, menjadikannya pilihan yang tepat untuk sintesis senyawa kompleks. Karena sifatnya yang mudah bereaksi, senyawa ini memerlukan penanganan yang hati-hati dalam proses penggunaan dan penyimpanan.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmakologi dan sintesis senyawa obat. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk eksperimen yang memerlukan senyawa heterosiklik. Dengan keberagaman aplikasinya, senyawa ini menjadi salah satu bahan penting dalam laboratorium kimia modern.
- Sintesis senyawa obat yang memerlukan struktur heterosiklik
- Pengembangan senyawa farmakologis dengan aktivitas biologis tertentu
- Penelitian kimia organik untuk menghasilkan senyawa baru
- Eksperimen kimia yang memerlukan bahan pembangun heterosiklik
- Pengujian reaktivitas senyawa kimia dalam berbagai kondisi laboratorium
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 175137-46-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari sinar matahari langsung |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Wadah yang tepat adalah botol kaca atau plastik tahan kimia dengan tutup rapat. Dalam penanganan, pastikan untuk mengenakan sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Bahan ini bersifat reaktif, sehingga perlu dihindari dari paparan berlebihan dan penyimpanan bersama bahan kimia yang tidak kompatibel.
—



