5-Chloro-3-methyl-1-phenyl-1H-pyrazole-4-carboxaldehyde adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang unik, terdiri dari cincin pyrazole yang terikat dengan gugus aldehida dan substituen kloro serta metil. Senyawa ini sering digunakan dalam reaksi kimia organik untuk membangun struktur kompleks yang diperlukan dalam penelitian farmakologi, material, dan kimia organik.
Karena struktur molekulnya yang stabil dan reaktivitas yang dapat dikontrol, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam laboratorium yang membutuhkan bahan dengan sifat reaktif yang terprediksi. Senyawa ini juga memiliki tingkat keamanan yang relatif tinggi dibandingkan senyawa kimia lain yang lebih reaktif, sehingga memudahkan proses manipulasi dan penyimpanan.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian ilmiah yang fokus pada pengembangan senyawa baru, terutama dalam bidang farmasi dan kimia organik. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk eksperimen yang memerlukan bahan dasar dengan struktur heterosiklik yang kompleks dan stabil.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi kimia organik untuk pembuatan senyawa kompleks
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa kimia
- Pengujian struktur molekul melalui spektroskopi
- Pembuatan bahan baku untuk industri farmasi dan kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 947-95-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik tahan kimia. Dalam penanganan, perlu memakai sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Karena sifatnya yang relatif stabil, senyawa ini tidak memerlukan pengawetan khusus selama penyimpanan yang tepat.
—



