Calcium Nickel Alloy (CaNi5) adalah bahan kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan penelitian ilmiah. Bahan ini merupakan senyawa logam yang memiliki struktur kristal tertentu dan digunakan untuk berbagai keperluan seperti pembuatan katalis, pengujian reaksi kimia, atau dalam proses sintesis senyawa kompleks. Sebagai bahan alat laboratorium, CaNi5 sering ditemukan dalam penelitian material dan reaksi kimia yang memerlukan interaksi antara logam dan kalsium.
Karena sifatnya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, CaNi5 menjadi pilihan utama dalam laboratorium yang membutuhkan bahan kimia dengan karakteristik tertentu. Bahan ini memiliki daya tahan terhadap reaksi kimia tertentu dan dapat digunakan dalam lingkungan yang memerlukan presisi tinggi. Ketersediaannya dalam bentuk padat dan kemudahan dalam penggunaannya membuatnya menjadi bahan yang sangat praktis.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, CaNi5 sering digunakan dalam penelitian kimia, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga riset. Bahan ini mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memperkaya pengalaman praktis para peneliti dan mahasiswa.
- Bahan ini digunakan dalam sintesis senyawa kompleks untuk mempercepat reaksi kimia yang memerlukan katalis.
- CaNi5 cocok untuk pengujian reaktivitas logam dalam lingkungan tertentu karena sifatnya yang stabil.
- Bahan ini sering diterapkan dalam penelitian material untuk memahami interaksi antarlogam.
- CaNi5 digunakan dalam eksperimen kimia untuk menguji efek kalsium pada reaksi tertentu.
- Bahan ini juga relevan dalam penelitian teknologi baru yang memerlukan bahan kimia dengan sifat unik.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 12213-73-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | TCI |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari kelembapan |
Calcium Nickel Alloy (CaNi5) harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber air atau kelembapan untuk mencegah reaksi kimia yang tidak diinginkan. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam ruangan yang sejuk dan kering, serta terlindungi dari paparan silinder atau bahan kimia lain yang bersifat reaktif. Selama penanganan, pengguna harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk meminimalkan risiko kontak langsung.
—
