Cadmium(II) Carbonate (CdCO₃) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium, terutama dalam analisis kuantitatif dan sintesis senyawa logam berat. Bahan ini sering ditemukan dalam proses reaksi kimia yang melibatkan ion cadmium, baik sebagai reagen maupun sebagai bahan bantu dalam reaksi redoks. Dalam laboratorium, CdCO₃ juga digunakan untuk mengendapkan ion logam tertentu dari larutan, sehingga memudahkan pemisahan dan analisis komponen kimia.
Cadmium(II) Carbonate memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap kelembapan dan panas. Bahan ini berbentuk padat berwarna putih, tidak mudah larut dalam air, dan memiliki daya reaksi yang cukup baik dalam lingkungan asam. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk aplikasi yang memerlukan reaktivitas terkendali dan stabilitas kimia.
Di laboratorium Indonesia, CdCO₃ digunakan secara luas dalam penelitian kimia, industri farmasi, dan analisis lingkungan. Bahan ini sering dipakai dalam proses pemurnian logam, pengujian kualitas air, serta dalam pembuatan senyawa organik dan anorganik yang membutuhkan presisi tinggi. Ketersediaan dan kualitas produk ini sangat mendukung kebutuhan penelitian lokal.
- Analisis kuantitatif ion logam berat dalam sampel lingkungan untuk menilai kualitas air.
- Sintesis senyawa kompleks logam berat dalam reaksi kimia organik dan anorganik.
- Pemisahan dan pengendapan ion cadmium dari larutan untuk proses filtrasi dan isolasi.
- Uji reaktivitas dalam reaksi redoks untuk menentukan kestabilan senyawa kimia.
- Pembuatan reagen standar dalam kalibrasi alat analisis kimia untuk keakuratan pengukuran.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 513-78-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | TCI |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk atau butiran |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari kelembapan. |
Cadmium(II) Carbonate harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari sumber kelembapan untuk mencegah reaksi kimia yang tidak diinginkan. Bahan ini bersifat tidak beracun dalam kondisi normal, tetapi tetap perlu dihandle dengan hati-hati untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Dalam laboratorium, produk ini sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk dan kering, serta dihindari paparan langsung sinar matahari atau panas. Penggunaan masker dan sarung tangan disarankan untuk memastikan keselamatan kerja.
—
