Calcium pyrophosphate adalah senyawa anorganik yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan proses katalitik. Bahan ini memiliki struktur kristal yang stabil dan berfungsi sebagai bahan bantu dalam reaksi kimia yang memerlukan kondisi tertentu. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai katalis atau reaktan dalam sintesis senyawa organik dan anorganik. Karena sifat kimianya yang unik, calcium pyrophosphate juga digunakan dalam penelitian material dan teknologi baru.
Calcium pyrophosphate memiliki sifat kimia yang relatif inert, namun dapat bereaksi dengan asam kuat atau basa dalam kondisi tertentu. Senyawa ini juga memiliki daya tahan tinggi terhadap suhu dan tekanan, sehingga cocok untuk digunakan dalam lingkungan laboratorium yang memerlukan stabilitas tinggi. Karena tidak mudah terurai, bahan ini memiliki daya tahan yang baik terhadap oksidasi dan korosi.
Di laboratorium Indonesia, calcium pyrophosphate sering digunakan dalam penelitian kimia murni dan aplikasi industri. Bahan ini menjadi pilihan utama karena ketersediaannya yang relatif mudah dan keandalan sifat kimianya. Peneliti dan praktisi laboratorium di berbagai institusi pendidikan dan industri sering memilih bahan ini untuk keperluan eksperimen yang membutuhkan bahan kimia yang stabil dan dapat diandalkan.
- Sebagai katalis dalam reaksi kimia organik untuk mempercepat proses sintesis.
- Digunakan dalam analisis kualitatif untuk mengidentifikasi ion kalsium dalam larutan.
- Berperan dalam pembuatan bahan material inorganik untuk aplikasi teknologi tinggi.
- Dapat digunakan dalam proses pengendapan untuk memperoleh kristal dengan struktur tertentu.
- Memiliki potensi dalam penelitian tentang reaksi kimia yang memerlukan kondisi ekstrem.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 7790-76-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Main-group Elements |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari kelembapan |
Calcium pyrophosphate harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber air untuk mencegah reaksi kimia yang tidak diinginkan. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam ruangan yang sejuk dan kering, serta terhindar dari paparan langsung sinar matahari. Saat mengambil atau menggunakan bahan ini, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Selalu hindari kontak langsung dengan kulit atau mata, dan pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mencegah risiko kecelakaan.
- Tedeschi (2024). A New Era for Calcium Pyrophosphate Deposition Disease Research: The First-Ever Calcium Pyrophosphate Deposition Disease Classification Criteria and Considerations for Measuring Outcomes in Calcium Pyrophosphate Deposition Disease. Gout, Urate, and Crystal Deposition Disease doi:10.3390/gucdd2010005
- Harris dkk. (2024). The Significance of Intracellular Versus Extracellular Calcium Pyrophosphate Crystals in Diagnosing Calcium Pyrophosphate Crystal Arthritis. The Journal of Rheumatology doi:10.3899/jrheum.2024-0469
- Harris dkk. (2024). AB0106 INTRA- VERSUS EXTRACELLULAR SYNOVIAL FLUID CALCIUM PYROPHOSPHATE CRYSTALS FOR THE DIAGNOSIS OF ACUTE CALCIUM PYROPHOSPHATE CRYSTAL ARTHRITIS. Annals of the Rheumatic Diseases doi:10.1136/annrheumdis-2024-eular.3285
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.