Siringaldehida (Syringaldehyde), dengan nomor CAS 134-96-3, adalah senyawa organik yang sering digunakan dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Senyawa ini merupakan salah satu komponen penting dalam struktur fenolik, yang memiliki struktur kimia kompleks dan reaktivitas tinggi. Dalam laboratorium, Siringaldehida digunakan sebagai bahan dasar atau bahan pembangun untuk sintesis senyawa lain, terutama dalam bidang kimia organik dan sintesis senyawa aromatik.
Siringaldehida memiliki sifat kimia yang stabil namun tetap bisa bereaksi dengan berbagai reagen seperti asam, basa, atau senyawa lain yang memiliki grup fungsi aktif. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk reaksi substitusi, reduksi, dan oksidasi. Selain itu, senyawa ini juga memiliki aroma khas yang memudahkan identifikasi visual di laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, Siringaldehida sering digunakan dalam penelitian kimia organik, pengembangan bahan kimia, serta dalam penelitian lingkungan terkait sintesis senyawa bioaktif. Karena ketersediaannya yang cukup dan harga yang terjangkau, senyawa ini menjadi bahan yang populer di berbagai institusi pendidikan dan penelitian.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk penelitian kimia organik
- Pengembangan bahan kimia dalam industri farmasi dan kosmetik
- Penelitian lingkungan terkait degradasi senyawa organik
- Reaksi substitusi dan oksidasi dalam laboratorium kimia
- Pembuatan senyawa bioaktif untuk uji aktivitas biologis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 134-96-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 25g, 100g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Siringaldehida harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Senyawa ini bersifat iritatif, sehingga harus dihindari kontak dengan mata atau kulit.
- Tarigan dkk. (2024). Separation and Purification of Vanillin and Syringaldehyde from an Oxidized Kraft Liquor – A Mini Review. Chemie Ingenieur Technik doi:10.1002/cite.202300224
- Muhammed Rafi (2025). DFT Calculation and in silico ADMET Studies of Syringaldehyde 4-hydroxy-3,5-Dimethoxybenzaldehyde (6-chloropyridazin-3-yl) Hydrazone Hydrate. International Journal of Science and Research (IJSR) doi:10.21275/sr25627141017
- Hamaker dkk. (2024). Synthesis and Crystal Structure Analysis of Some Aromatic Imines of Syringaldehyde. Crystals doi:10.3390/cryst14010099
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
