3,4-Dihydroxybenzaldehyde adalah senyawa organik yang memiliki struktur aromatik dengan dua grup hidroksil dan satu grup aldehida. Senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks, terutama dalam bidang kimia organik dan farmasi. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan pembangun (building block) yang bisa diubah menjadi berbagai senyawa lain melalui reaksi kimia seperti reduksi, oksidasi, atau substitusi. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian yang memerlukan modifikasi struktur molekuler.
3,4-Dihydroxybenzaldehyde memiliki sifat kimia yang sangat reaktif, terutama pada grup aldehida dan hidroksil. Struktur aromatiknya memberikan stabilitas tertentu, namun kelenturan molekulnya memungkinkan reaksi yang beragam. Senyawa ini juga memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses sintesis dan pemisahan. Karakteristik ini menjadikannya ideal untuk digunakan dalam reaksi yang memerlukan kontrol tinggi terhadap struktur molekuler.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia murni dan terapan, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Karena ketersediaannya yang relatif luas dan keperluannya dalam berbagai bidang ilmu, senyawa ini menjadi bahan penting dalam pengembangan senyawa baru dan penelitian kimia organik.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks yang memerlukan modifikasi struktur molekuler
- Pengembangan senyawa farmakologis sebagai bahan dasar obat baru
- Reaksi kimia yang memerlukan penggunaan bahan pembangun reaktif
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa organik dalam berbagai kondisi
- Pembuatan senyawa intermediet dalam proses sintesis kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 139-85-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 250g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
3,4-Dihydroxybenzaldehyde harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung. Wadah yang digunakan harus tahan terhadap reaksi kimia dan tidak menyerap kelembapan. Dalam penanganan, harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena senyawa ini bisa menyebabkan iritasi pada kulit dan mata. Pastikan area kerja bersih dan bebas dari percikan untuk mencegah kontaminasi dan kecelakaan.
- Jeong dkk. (2009). 3,4-Dihydroxybenzaldehyde purified from the barley seeds (Hordeum vulgare) inhibits oxidative DNA damage and apoptosis via its antioxidant activity. Phytomedicine doi:10.1016/j.phymed.2008.09.013
- Ozer dkk. (2017). Efficient removal of Cd(II), Cu(II), Ni(II) and Pb(II) by polyamine-polyurea polymer modified with 2,4-dihydroxybenzaldehyde from synthetic and real wastewaters. Desalination and Water Treatment doi:10.5004/dwt.2017.21240
- (2022). Natural plant-derived 3,4-dihydroxybenzaldehyde ameliorates reproductive damage of male mice. Journal of Chinese Pharmaceutical Sciences doi:10.5246/jcps.2022.06.037
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
