2,5-Dimethoxybenzaldehyde adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur aldehida dengan dua gugus metoksil yang ditempatkan pada posisi 2 dan 5 pada cincin benzena. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan pembangun (building block) untuk membangun senyawa dengan struktur tertentu, baik dalam penelitian kimia organik maupun dalam pengembangan senyawa farmakologis. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam reaksi substitusi, reduksi, dan reaksi lain yang memerlukan gugus aldehida yang stabil.
Senyawa ini memiliki sifat polar dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol. Karena kestabilannya dalam kondisi tertentu dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia, 2,5-Dimethoxybenzaldehyde menjadi bahan yang sangat diminati dalam laboratorium kimia. Karakteristik ini membuatnya cocok untuk berbagai aplikasi, termasuk dalam sintesis senyawa aromatik dan senyawa heterosiklik.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama oleh institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Karena kehandalannya dalam berbagai reaksi kimia, senyawa ini sering dipilih sebagai bahan dasar dalam eksperimen yang memerlukan presisi dan konsistensi.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks yang memerlukan gugus aldehida
- Pengembangan senyawa farmakologis dengan struktur tertentu
- Reaksi substitusi pada cincin benzena untuk memperoleh senyawa baru
- Penelitian kimia organik dalam bidang material dan obat
- Eksperimen kimia untuk memahami mekanisme reaksi kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 93-02-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena sifatnya yang reaktif, wadah harus terbuat dari bahan yang tidak bereaksi, seperti plastik atau gelas. Dalam penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata.
- Muhammed Rafi (2025). DFT Calculation and in silico ADMET Studies of Syringaldehyde 4-hydroxy-3,5-Dimethoxybenzaldehyde (6-chloropyridazin-3-yl) Hydrazone Hydrate. International Journal of Science and Research (IJSR) doi:10.21275/sr25627141017
- Parimala dkk. (2022). Experimental and theoretical spectroscopic properties of 2,3-Dimethoxybenzaldehyde using quantum chemical method. Materials Today: Proceedings doi:10.1016/j.matpr.2021.12.115
- BULAVKA dkk. (1991). ChemInform Abstract: Selective Demethylation of 2‐Bromo‐4,5‐dimethoxybenzaldehyde.. ChemInform doi:10.1002/chin.199104173
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
