TCI D1297 N,N-Diethyl-N'-methylethylenediamine adalah senyawa diamina alifatik rantai pendek dengan kerangka etilendiamina yang tersubstitusi tidak simetris: satu atom nitrogen membawa dua gugus etil sehingga bersifat amina tersier, sementara nitrogen lainnya membawa satu gugus metil sehingga tetap berupa amina sekunder yang masih memiliki hidrogen reaktif. Sebagai building block non-heterosiklik, senyawa ini banyak dipakai di laboratorium sintesis organik untuk memperkenalkan rantai samping bersifat basa ke dalam molekul target, sebuah strategi yang lazim dalam perancangan senyawa aktif farmasi dan bahan fungsional.
Sifat yang menjadikannya bernilai adalah adanya dua pusat nitrogen dengan tingkat reaktivitas berbeda dalam satu molekul. Amina sekunder yang lebih terbuka umumnya bereaksi lebih dahulu pada asilasi, alkilasi, maupun substitusi nukleofilik aromatik, sedangkan amina tersier bertahan sebagai gugus basa yang meningkatkan kelarutan dalam air melalui pembentukan garam. Perbedaan reaktivitas ini memberikan selektivitas alami tanpa memerlukan strategi gugus pelindung yang rumit. Senyawa ini berwujud cairan yang bersifat basa, higroskopis, serta cenderung menyerap karbon dioksida dari udara, sehingga penanganannya sebaiknya dilakukan dengan wadah tertutup dan waktu paparan yang singkat.
Di Indonesia, senyawa ini digunakan pada penelitian sintesis bahan aktif farmasi, pembuatan ligan untuk kimia koordinasi, serta riset material fungsional di laboratorium kampus dan industri. Kemasan 5 mL dan 25 mL sangat sesuai untuk pekerjaan sintesis skala laboratorium yang biasanya hanya memerlukan beberapa milimol reagen tiap percobaan, sehingga bahan dapat habis terpakai dalam rentang waktu wajar dan mutunya tetap terjaga selama proyek penelitian berjalan.
- Pengenalan rantai samping amina basa pada molekul obat, karena gugus amina tersiernya meningkatkan kelarutan air melalui pembentukan garam yang stabil.
- Reaksi asilasi dan sulfonilasi selektif, sebab amina sekundernya lebih reaktif sehingga bereaksi lebih dahulu tanpa memerlukan gugus pelindung tambahan.
- Sintesis ligan untuk kompleks logam transisi, karena dua atom nitrogen donor dalam satu molekul mampu membentuk khelat dengan pusat logam.
- Substitusi nukleofilik aromatik pada cincin terdeaktivasi, sebab nukleofilisitas amina sekundernya cukup tinggi untuk menggeser gugus pergi seperti halida.
- Modifikasi permukaan dan fungsionalisasi polimer, karena gugus aminanya dapat bereaksi dengan epoksida atau anhidrida untuk memasang muatan basa pada material.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry), kode katalog D1297 |
|---|---|
| Nomor CAS | 104-79-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 mL dan 25 mL |
| Bentuk fisik | cairan amina yang bersifat basa dan higroskopis |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik |
Simpan dalam botol tertutup rapat di ruang sejuk, kering, dan berventilasi, jauh dari asam, bahan pengoksidasi, serta sumber panas dan nyala api. Karena amina mudah menyerap uap air dan karbon dioksida dari udara, batasi lama pembukaan wadah dan pertimbangkan penyimpanan di bawah gas inert bila reagen dipakai berulang kali. Seluruh penakaran hendaknya dilakukan di dalam lemari asam sebab uap amina berbau tajam dan mengiritasi saluran pernapasan. Gunakan sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pengaman atau pelindung wajah, dan jas laboratorium, serta sediakan penetral asam lemah untuk menangani tumpahan.
—
