1,4-Diaminobutane Dihydrochloride adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang sederhana namun sangat penting dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam pembentukan senyawa heterosiklik atau rantai karbon. Dalam laboratorium, bahan ini sering ditemukan dalam berbagai aplikasi seperti sintesis obat, bahan plastik, atau bahan kimia industri. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia yang memerlukan reaktivitas tinggi dan kestabilan struktur molekuler.
1,4-Diaminobutane Dihydrochloride memiliki karakteristik yang membuatnya sangat diminati dalam laboratorium. Senyawa ini memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik seperti etil amina dan aseton, sehingga memudahkan dalam proses pencampuran dan sintesis. Selain itu, senyawa ini stabil dalam kondisi normal dan tidak mudah terdegradasi, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang lebih lama. Sifat kimia yang konsisten dan reaktivitas yang tinggi menjadikannya bahan yang sangat relevan dalam berbagai eksperimen kimia.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, 1,4-Diaminobutane Dihydrochloride sering digunakan dalam penelitian kimia, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi bagian dari peralatan kimia yang diperlukan untuk eksperimen sintesis senyawa kompleks. Dengan kehandalannya dalam reaksi kimia, bahan ini mendukung pengembangan ilmu kimia dan aplikasinya dalam bidang industri dan medis di Indonesia.
- Sintesis senyawa heterosiklik karena kemampuannya dalam membentuk struktur rantai karbon
- Pembuatan bahan plastik dan polimer karena reaktivitas tinggi dan kelarutan yang baik
- Eksperimen kimia organik untuk mempelajari reaktivitas dan struktur molekuler
- Pengujian kualitas bahan kimia dalam laboratorium industri dan pendidikan
- Penelitian obat dan farmakologi karena kemampuannya dalam membentuk senyawa aktif biologis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 333-93-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan udara serta kelembapan. Penyimpanan di tempat sejuk dan kering sangat disarankan untuk menjaga kualitas dan stabilitas senyawa. Dalam penggunaan, pastikan wadah tidak terbuka dan hindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung untuk meminimalkan risiko paparan.
- Hou dkk. (2006). Synthesis, characterization and properties of side-chain pseudopolyrotaxanes consisting of cucurbituril[6] and poly-N1-(4-vinylbenzyl)-1,4-diaminobutane dihydrochloride. Polymer doi:10.1016/j.polymer.2005.11.045
- (2016). Evaluation of using potassium and putressine (1, 4 diaminobutane dihydrochloride) to alleviatethe negative effects on sorghum plants (Sorghum bicolor L) irrigated with different irrigation water.. Annals of Agricultural Science, Moshtohor doi:10.21608/assjm.2016.112634
- Cabello dkk. (2017). Modification of multi-walled carbon nanotubes with 1,4-diaminobutane dihydrochloride through heating at reflux. Fullerenes, Nanotubes and Carbon Nanostructures doi:10.1080/1536383x.2017.1305357
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
