Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 19351-18-9

2,2-Dimethylthiazolidine TCI D1491

2,2-Dimethylthiazolidine TCI D1491

Identitas Kimia

No. CAS
19351-18-9
PubChem
CID 88015·SID 87567983
Rumus molekul
C5H11NS
Berat molekul
117.21 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2,2-dimethyl-1,3-thiazolidine
SMILES
CC1(NCCS1)C
InChIKey
SNPQRYOQWLOTFA-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00014488
Harga reguler Rp 743.400,00
Harga reguler Harga obral Rp 743.400,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Volume
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

2,2-Dimethylthiazolidine adalah senyawa kimia yang memiliki struktur heterosiklik dan digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai aplikasi seperti pembuatan obat, bahan kimia industri, dan penelitian material. Sebagai bahan dasar (building block), senyawa ini memiliki potensi untuk bereaksi dengan berbagai reagen lain, membentuk senyawa baru yang memiliki sifat unik.

2,2-Dimethylthiazolidine memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun tetap rentan terhadap reaksi oksidasi atau hidrolisis. Senyawa ini memiliki aroma khas dan berwarna cairan tidak berwarna. Karakteristik ini membuatnya cocok untuk digunakan dalam laboratorium yang membutuhkan presisi dan kontrol lingkungan kimia.

Di laboratorium Indonesia, bahan ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik. Banyak institusi penelitian dan universitas memanfaatkan bahan ini untuk eksperimen yang memerlukan senyawa dengan struktur kompleks dan reaktivitas tinggi.

  • Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru karena kemampuannya dalam membentuk struktur kompleks.
  • Reaksi kimia organik dalam penelitian material untuk menciptakan senyawa dengan sifat khusus.
  • Pengujian reaktivitas senyawa dalam analisis kimia untuk mengetahui respons terhadap berbagai kondisi.
  • Pembuatan bahan kimia industri yang memerlukan struktur molekul tertentu untuk aplikasi praktis.
  • Penelitian tentang efek kimia pada lingkungan untuk memahami dampak senyawa tertentu terhadap ekosistem.

Merek TCI
Nomor CAS 19351-18-9
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5mL, 25mL
Bentuk fisik Cairan tidak berwarna
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

2,2-Dimethylthiazolidine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi seperti gelas atau plastik yang tidak bereaksi dengan senyawa ini. Dalam penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah paparan langsung. Senyawa ini bersifat kimia yang memerlukan kehati-hatian dalam penggunaan dan penyimpanan untuk memastikan keselamatan dan kualitas bahan.

  • Peters dkk. (1993). Crystal structure of 2S,4S-2,4-carboxymethyl- 1,3-dimethylthiazolidine hydrochloride. Zeitschrift für Kristallographie - Crystalline Materials doi:10.1524/zkri.1993.206.12.267
  • MARTEM'YANOVA dkk. (1994). ChemInform Abstract: Influence of Substituents in the Salicylaldehyde Molecule on the Reaction with 2‐Imino‐3,5‐dimethylthiazolidine.. ChemInform doi:10.1002/chin.199405164
  • Qin dkk. (2014). Study on Synthesis of Tert-Butyl(4R)-4-(Methoxymethylcarbamoyl)-2,2-Dimethylthiazolidine-3- Carboxylate. Advanced Materials Research doi:10.4028/www.scientific.net/amr.1033-1034.555

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.