2-Chloro-5-(chloromethyl)thiazole adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian kimia organik dan farmakologi, karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi substitusi dan reaksi kondensasi. Sebagai building block, senyawa ini menjadi bahan dasar untuk menghasilkan senyawa kompleks dengan struktur heterosiklik.
Senyawa ini memiliki struktur yang stabil dan reaktivitas yang cukup tinggi, sehingga cocok untuk berbagai reaksi kimia. Kehadiran klorin di kedua posisi memungkinkan reaktivitas yang beragam, termasuk kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi nucleofilik dan elektrofilik. Karakteristik ini menjadikannya pilihan utama dalam penelitian kimia sintetik.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian ilmiah yang berkaitan dengan sintesis senyawa farmakologis dan bahan kimia industri. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk memperluas pengetahuan dalam bidang kimia organik dan farmakologi.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi kimia organik dalam penelitian farmakologi dan biokimia
- Pengujian reaktivitas senyawa kimia dalam laboratorium kimia murni
- Penelitian tentang struktur dan sifat senyawa kimia kompleks
- Penggunaan dalam reaksi kondensasi dan substitusi untuk sintesis senyawa baru
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 105827-91-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan paparan cahaya langsung. Karena sifat kimianya yang reaktif, sebaiknya disimpan dalam lingkungan yang terkontrol. Pemakaian harus dilakukan dengan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena potensi iritasi terhadap kulit dan mata.
- (2017). Selective N-Methylation of Pyrimidone with Chloro(chloromethyl)dimethylsilane–KF. Synfacts doi:10.1055/s-0036-1591613
- McCrindle dkk. (1995). Stability in Solution of (Chloromethyl)palladium(II) Complexes: X-ray Structures of trans-Bis(triphenylphosphine)chloro(chloromethyl)palladium(II) and -platinum(II) and Comparison of the Relative Stabilities of Analogous Palladium and Platinum Chloromethyl Complexes Containing Phosphine Ligands. Organometallics doi:10.1021/om00006a021
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

