4-(Chloromethyl)-2-methylthiazole dari TCI adalah building block heterosiklik yang terdiri atas cincin tiazol dengan gugus metil pada posisi 2 dan gugus klorometil pada posisi 4. Cincin tiazol merupakan inti heterosiklik yang mengandung atom belerang dan nitrogen, dan banyak dijumpai pada molekul obat, produk alam, serta bahan agrokimia. Di laboratorium, senyawa ini terutama digunakan sebagai agen alkilasi untuk menempelkan unit 2-metiltiazol-4-ilmetil ke molekul lain secara langsung.
Gugus klorometil yang terikat pada cincin heteroaromatik bersifat elektrofilik dan reaktif terhadap berbagai nukleofil, seperti amina, tiol, fenol, alkohol, dan karbanion. Reaksi substitusi nukleofilik pada posisi ini umumnya berlangsung dalam kondisi yang relatif sederhana, sehingga peneliti dapat dengan cepat menyusun turunan baru. Kehadiran gugus metil pada posisi 2 memberi kestabilan tambahan pada cincin dan menjadikan fragmen ini menarik dalam desain molekul bioaktif.
Bagi laboratorium Indonesia, terutama di bidang kimia medisinal, farmasi, dan sintesis agrokimia, senyawa ini menjadi pilihan praktis untuk mempercepat pembuatan seri analog yang mengandung tiazol. Kemasan 1g dan 5g sesuai untuk penelitian skala miligram hingga gram, seperti pembuatan pustaka senyawa untuk uji aktivitas biologis atau optimasi kondisi reaksi alkilasi pada tesis dan proyek riset.
Produk TCI terkait
- 2-Bromo-4-methylthiazole-5-carboxylic Acid, CAS 40003-41-6, TCI B5336
- 2-Bromo-5-methylthiazole, CAS 41731-23-1, TCI B4604
- 2-Acetamido-4-methylthiazole-5-sulfonyl Chloride, CAS 69812-29-9, TCI A3288
- Ethyl 2-Bromo-4-methylthiazole-5-carboxylate, CAS 22900-83-0, TCI E0945
- 4-Methoxybenzyl 3-Chloromethyl-7-(2-phenylacetamido)-3-cephem-4-carboxylate, CAS 104146-10-3, TCI M2411
- 2-Chloro-5-(chloromethyl)thiazole, CAS 105827-91-6, TCI C3295
- N-alkilasi amina primer dan sekunder, karena gugus klorometil yang elektrofilik mudah digantikan oleh nitrogen nukleofilik sehingga menghasilkan turunan amina bersubstituen tiazol.
- O- dan S-alkilasi fenol maupun tiol, karena reaksi substitusi dengan nukleofil oksigen dan belerang membentuk eter atau tioeter yang membawa fragmen tiazol bernilai farmakologis.
- Penyusunan pustaka senyawa kimia medisinal, sebab cincin tiazol merupakan motif yang sering muncul pada obat dan senyawa bioaktif sehingga cocok untuk eksplorasi struktur-aktivitas.
- Sintesis garam tiazolium dan ligan, karena atom nitrogen cincin dan gugus samping reaktif memberi peluang membangun struktur koordinasi maupun prekursor katalis organik.
- Pengembangan intermediat agrokimia, karena fragmen tiazol juga dijumpai pada sejumlah senyawa perlindungan tanaman sehingga bahan ini berguna dalam riset formulasi baru.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 39238-07-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | silakan merujuk ke CoA dan label produk |
| Penyimpanan | ikuti suhu penyimpanan pada label dan SDS dari TCI; hindari kelembapan |
Senyawa alkil halida reaktif seperti ini perlu ditangani dengan hati-hati karena berpotensi iritan kuat bagi kulit, mata, dan saluran pernapasan, serta dapat bersifat lakrimator. Kerjakan selalu di dalam lemari asam dengan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium. Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk dan kering sesuai suhu pada label, jauh dari air, basa kuat, dan nukleofil yang dapat memicu hidrolisis atau reaksi tidak diinginkan. Baca SDS sebelum digunakan dan buang limbah sebagai limbah organik terhalogenasi.
—








