N,N-Dibutylethylenediamine (CAS No. 3529-09-7) adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini berfungsi sebagai bahan pembangun (building block) dalam reaksi kimia, terutama dalam pembentukan ikatan nitrogen dan karbon. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai reaktan dalam proses penggabungan molekul atau dalam pembuatan senyawa heterosiklik.
N,N-Dibutylethylenediamine memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun tetap sensitif terhadap oksidasi dan paparan berlebihan dari cahaya. Senyawa ini memiliki aroma khas yang menyengat, sehingga memerlukan penanganan yang hati-hati. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini dipilih karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia yang kompleks.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam sintesis senyawa yang memerlukan penggunaan amina sebagai komponen utama. Bahan ini juga digunakan dalam pengembangan produk kimia industri, seperti bahan pembuatan obat, bahan plastik, dan bahan kimia lainnya yang memerlukan struktur nitrogen kompleks.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat-obatan
- Pembuatan bahan kimia industri seperti plastik dan pelapis
- Reaksi penggabungan molekul dalam sintesis senyawa kompleks
- Pengujian reaktivitas senyawa nitrogen dalam reaksi kimia organik
- Produksi bahan kimia yang memerlukan struktur amina kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3529-09-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL |
| Bentuk fisik | Cairan berwarna jernih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
N,N-Dibutylethylenediamine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya dan udara bebas. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau logam. Dalam penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena senyawa ini memiliki aroma menyengat dan dapat menyebabkan iritasi. Selalu pastikan area kerja ventilasi cukup untuk menghindari akumulasi uap.
—
