3,5-Di-tert-butyl-4-hydroxybenzaldehyde adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang kompleks dan berperan sebagai prekursor dalam pembuatan senyawa fenolik atau derivat benzaldehida. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk menghasilkan senyawa dengan aktivitas antioksidan atau sebagai bahan bantu dalam reaksi kimia tertentu.
Senyawa ini memiliki sifat stabil dalam kondisi tertentu dan dapat berfungsi sebagai penghambat reaksi oksidatif. Karena struktur molekulnya yang memiliki gugus hidroksil dan aldehida, senyawa ini memiliki kemampuan untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia seperti substitusi, reduksi, atau reaksi kondensasi. Karena sifatnya yang khas, senyawa ini dipilih untuk aplikasi yang memerlukan kestabilan dan reaktivitas tertentu.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang kimia organik dan farmasi. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi dalam bidang kesehatan, material, atau lingkungan.
- Sintesis senyawa antioksidan untuk pengembangan produk farmasi
- Pengembangan bahan bantu dalam reaksi kimia organik kompleks
- Penelitian tentang senyawa fenolik dan aktivitas biologisnya
- Pembuatan senyawa intermediat untuk produksi obat
- Uji katalis dan reaktivitas senyawa dalam reaksi kimia tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1620-98-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena sifatnya yang kimia, bahan ini harus ditangani dengan peralatan pelindung yang sesuai, seperti sarung tangan dan masker. Wadah yang digunakan harus tahan terhadap reaksi kimia dan tidak menyerap kelembapan. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk menghindari kontaminasi atau reaksi tidak terduga.
- FEDULINA dkk. (1997). ChemInform Abstract: Reactivity of 3,5‐Di‐tert‐butyl‐4‐hydroxybenzaldehyde, 3,5‐Di‐tert‐ butyl‐4‐hydroxybenzylalcohol and 3,5‐Di‐tert‐butyl‐4‐hydroxybenzyl Methyl Ether in the Oxidation with Oxygen in Alkaline Solutions.. ChemInform doi:10.1002/chin.199709057
- Inagaki dkk. (2003). Short Synthesis of tert -Butyl-Hydroxylated 3,5-Di- tert -butyl-4-hydroxybenzaldehyde: Synthesis of tert -Butyl-Hydroxylated S-2474. The Journal of Organic Chemistry doi:10.1021/jo020587v
- Ribeiro da Silva dkk. (2010). Thermodynamic study on hydroxybenzaldehyde derivatives: 3- and 4-Hydroxybenzaldehyde isomers and 3,5-di-tert-butyl-2-hydroxybenzaldehyde. The Journal of Chemical Thermodynamics doi:10.1016/j.jct.2009.10.009
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
