TCI
7-(2,3-Dihydroxypropyl)theophylline TCI D3600
Tidak dapat memuat ketersediaan pengambilan
Deskripsi
7-(2,3-Dihydroxypropyl)theophylline adalah turunan xantin yang dibentuk dengan menambahkan rantai dihidroksipropil pada nitrogen posisi tujuh dari kerangka teofilin. Senyawa ini termasuk kelompok alkaloid purin dan dalam katalog dikelompokkan sebagai bahan biokimia serta reagen ilmu hayati. Di laboratorium, ia dipakai sebagai bahan pembanding, bahan uji farmakologi, dan bahan kajian formulasi karena kerangka xantinnya sudah lama dikenal berkaitan dengan aktivitas relaksasi otot polos saluran napas dan penghambatan fosfodiesterase pada penelitian dasar.
Karakteristik yang membuatnya banyak dipilih adalah gugus diol pada rantai sampingnya. Dua gugus hidroksil tersebut meningkatkan sifat hidrofilik senyawa dibandingkan teofilin murni, sehingga kelarutannya dalam media berair menjadi jauh lebih baik. Sifat ini sangat membantu ketika peneliti perlu menyiapkan larutan induk untuk uji biologis, pengujian disolusi, maupun analisis kromatografi tanpa bergantung pada pelarut organik dalam jumlah besar. Kerangka xantin yang terkonjugasi juga memberikan serapan ultraviolet yang khas, sehingga senyawa ini mudah dipantau menggunakan detektor UV pada sistem HPLC maupun spektrofotometer biasa.
Di Indonesia, senyawa golongan xantin banyak digunakan di laboratorium farmasi, farmakologi, dan kimia analisis, baik di lingkungan kampus maupun di unit pengendalian mutu industri farmasi. Pemakaian umumnya berkaitan dengan penyiapan larutan baku kerja, pengembangan metode analisis, serta penelitian pra-klinis berbasis kultur sel atau organ terisolasi. Kemasan 25 g memadai untuk kegiatan riset berkelanjutan maupun pengembangan metode yang memerlukan pengulangan.
Aplikasi Laboratorium
- Bahan pembanding analisis: serapan ultraviolet kerangka xantin yang khas memudahkan penyiapan larutan baku untuk pengembangan dan validasi metode HPLC maupun spektrofotometri.
- Penelitian farmakologi saluran napas: kerangka xantin dipakai sebagai bahan uji pada kajian relaksasi otot polos dan penghambatan fosfodiesterase pada tingkat penelitian dasar.
- Studi formulasi dan disolusi: sifat hidrofilik dari gugus diol memudahkan penyiapan media uji berair sehingga profil pelepasan zat dapat diamati secara konsisten.
- Kajian kimia turunan xantin: gugus diol pada rantai samping dapat diesterifikasi, dieterifikasi, atau diubah menjadi asetal untuk menghasilkan analog baru.
- Percobaan kultur sel dan biokimia: kelarutan air yang baik membuat senyawa ini mudah dimasukkan ke dalam medium tanpa memerlukan kosolven organik berlebih.
Spesifikasi
- Merek: TCI (kode produk D3600)
- Nomor CAS: 479-18-5
- Kategori: Life Science > Biochemicals and Reagents > Alkaloids
- Varian kemasan: 25 g
- Bentuk fisik: padatan/serbuk; penampilan rinci mengacu pada CoA dan lembar data TCI
- Catatan penyimpanan: simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari kelembapan
Penanganan dan Penyimpanan
Simpan serbuk ini dalam wadah aslinya yang tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, karena senyawa dengan gugus hidroksil bebas cenderung menyerap uap air dari udara tropis yang lembap. Penyimpanan di dalam desikator berisi silika gel merupakan praktik yang lazim dan sangat disarankan. Ambil bahan dengan spatula bersih dan kering, lalu tutup wadah segera agar tidak menggumpal. Karena senyawa ini bersifat aktif secara farmakologis, hindari terhirupnya debu, jangan makan atau minum di area kerja, dan kenakan sarung tangan, masker, kacamata pelindung, serta jas laboratorium. Baca SDS resmi TCI dan kelola limbah sesuai aturan institusi.
English
7-(2,3-Dihydroxypropyl)theophylline (CAS 479-18-5) from TCI is a purine alkaloid derivative in which a dihydroxypropyl side chain is attached to the N7 position of the theophylline core, supplied in a 25 g pack. The two free hydroxyl groups make the molecule considerably more hydrophilic than theophylline itself, so aqueous stock solutions are easy to prepare without large amounts of organic cosolvent. The conjugated xanthine ring gives characteristic ultraviolet absorption, which simplifies detection by HPLC and spectrophotometry. Laboratories use it as an analytical reference material, as a test compound in respiratory pharmacology and phosphodiesterase studies, in dissolution and formulation work, in cell-culture experiments, and as a starting point for new xanthine analogues. Store cool, dry, and tightly closed.
Referensi Ilmiah
- Baudelio Campos dkk. (2022). Standard enthalpies of formation of theophylline, theophylline-7-acetic acid, 7-(β-hydroxyethyl) theophylline and 7-(2,3-dihydroxypropyl) theophylline. Thermochimica Acta doi:10.1016/j.tca.2022.179158
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Dokumen Keamanan & Mutu
Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.
Contoh CoA segera tersedia.Bagikan

Produk Terkait
-
8-Chlorotheophylline TCI C0293
Harga reguler Dari Rp 1.623.300,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 1.623.300,00 -
Dimenhydrinate TCI D6336
Harga reguler Dari Rp 2.038.050,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 2.038.050,00 -
Etofylline TCI H0402
Harga reguler Dari Rp 2.038.050,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 2.038.050,00 -
5,5-Dimethyl-2,4-oxazolidinedione TCI D0003
Harga reguler Dari Rp 1.683.150,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 1.683.150,00 -
2,6-Dibromoaniline TCI D0004
Harga reguler Dari Rp 2.569.350,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 2.569.350,00 -
trans-Decahydronaphthalene TCI D0007
Harga reguler Dari Rp 1.034.250,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 1.034.250,00 -
Decahydronaphthalene(cis-andtrans-mixture) TCI D0008
Harga reguler Dari Rp 502.950,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 502.950,00 -
cis-Decahydronaphthalene TCI D0009
Harga reguler Dari Rp 1.505.700,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 1.505.700,00