TCI D3695 2,5-Difluorophenyl Isocyanate adalah building block terfluorinasi berupa aril isosianat dengan dua atom fluor pada posisi 2 dan 5 cincin benzena. Senyawa ini dirancang untuk memperkenalkan fragmen aril difluorinasi ke dalam molekul target sekaligus membentuk ikatan urea atau karbamat dalam satu langkah reaksi. Di laboratorium kimia medisinal dan agrokimia, reagen semacam ini sangat dihargai karena penyisipan atom fluor merupakan strategi umum untuk menyesuaikan sifat fisikokimia molekul, sementara gugus isosianat memberi jalur pembentukan ikatan yang bersih, cepat, dan tanpa produk samping berarti.
Karakteristik yang membuatnya dipilih adalah pengaruh kuat kedua atom fluor terhadap sifat elektronik cincin aromatik. Fluor bersifat sangat menarik elektron sehingga meningkatkan reaktivitas gugus isosianat terhadap nukleofil dan sekaligus memengaruhi keasaman gugus NH pada produk urea yang terbentuk, yang berdampak pada kekuatan ikatan hidrogen. Posisi orto dan meta yang tidak simetris memberikan pola substitusi khas yang berguna dalam eksplorasi hubungan struktur dan aktivitas, sementara ikatan karbon-fluor yang kuat membuat gugus tersebut stabil terhadap metabolisme dan berbagai kondisi reaksi lanjutan.
Di laboratorium Indonesia, reagen terfluorinasi seperti ini digunakan pada riset penemuan obat, sintesis senyawa pelindung tanaman, serta kimia supramolekul berbasis urea di universitas dan unit penelitian industri. Kemasan 1 g dan 5 g cocok untuk penyusunan pustaka senyawa skala kecil dan percobaan penapisan awal, sehingga reagen yang peka kelembapan tidak tersimpan terlalu lama sebelum habis digunakan.
Produk TCI terkait
- TCI D3696 42601-04-7 3,4-Difluorophenyl Isocyanate
- TCI D3086 59025-55-7 2,4-Difluorophenyl Isocyanate
- TCI T3756 132123-45-6 3,4,5-Trifluorophenyl trans,trans-4'-Propylbicyclohexyl-4-carboxylate
- TCI T3129 113798-74-6 2,3,6-Trifluorophenol
- TCI T2407 209995-38-0 2,4,5-Trifluorophenylacetic Acid
- TCI T2299 99627-05-1 3,4,5-Trifluorophenol
- Sintesis urea terfluorinasi: reaksi langsung dengan amina menghasilkan urea aril difluorinasi yang banyak dicari dalam penemuan obat dan pengembangan agrokimia.
- Pembuatan karbamat aril: alkohol dan fenol diubah menjadi karbamat yang mengandung fluor, berguna sebagai motif fungsional maupun gugus pelindung sementara.
- Penapisan hubungan struktur aktivitas: pola dua atom fluor pada posisi berbeda memungkinkan peneliti memetakan pengaruh substitusi halogen terhadap aktivitas senyawa.
- Kimia supramolekul: gugus NH urea yang lebih asam karena efek fluor menghasilkan donor ikatan hidrogen kuat untuk perancangan reseptor anion dan katalis.
- Derivatisasi analitik amina: gugus isosianat reaktif dapat menandai amina agar terbentuk turunan stabil yang lebih mudah dianalisis dengan kromatografi dan spektrometri.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 39718-32-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1 g dan 5 g |
| Bentuk fisik | cairan |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, sebaiknya di bawah gas inert |
Isosianat aromatik terfluorinasi sangat mudah bereaksi dengan air, sehingga wadah harus selalu tertutup rapat dan disimpan di tempat sejuk, kering, gelap, dan berventilasi baik, terpisah dari air, alkohol, amina, dan basa. Praktik terbaik adalah menyimpan botol di bawah nitrogen atau argon dan mengambil cairan dengan jarum suntik kering, karena hidrolisis menghasilkan amina serta gas karbon dioksida yang dapat menaikkan tekanan di dalam wadah. Lakukan seluruh penanganan di dalam lemari asam dengan sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, sebab isosianat bersifat iritan kuat pada mata dan saluran pernapasan serta berpotensi menyebabkan sensitisasi. Ikuti lembar data keselamatan produsen.
—
