Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 42601-04-7

3,4-Difluorophenyl Isocyanate TCI D3696

3,4-Difluorophenyl Isocyanate TCI D3696

Identitas Kimia

Nama lain
Isocyanic Acid 3,4-Difluorophenyl Ester
No. CAS
42601-04-7
PubChem
CID 2734708·SID 87560533
Rumus molekul
C7H3F2NO
Berat molekul
155.10 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Suhu simpan
0-10°C
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
1,2-difluoro-4-isocyanatobenzene
SMILES
C1=CC(=C(C=C1N=C=O)F)F
InChIKey
YBWJVFMNWMLZEN-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00065711
Harga reguler Rp 2.730.000,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.730.000,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D3696 3,4-Difluorophenyl Isocyanate adalah building block terfluorinasi berupa aril isosianat dengan dua atom fluor yang berdampingan pada posisi 3 dan 4 cincin benzena. Motif 3,4-difluorofenil merupakan pola substitusi yang sangat sering dijumpai dalam kimia medisinal dan agrokimia modern, dan reagen ini memungkinkan penyisipan motif tersebut sekaligus pembentukan ikatan urea atau karbamat dalam satu tahap. Di laboratorium, senyawa ini dipakai untuk membangun pustaka urea dan karbamat secara efisien, karena gugus isosianat bereaksi langsung dengan amina, alkohol, maupun fenol tanpa memerlukan reagen kopling tambahan.

Sifat yang membuatnya dipilih adalah kombinasi reaktivitas tinggi dan pengaruh elektronik yang khas. Dua atom fluor yang bersebelahan menarik elektron secara kuat sehingga mengaktifkan gugus isosianat dan memengaruhi kepolaran, kelarutan, serta kekuatan ikatan hidrogen produk turunannya. Berbeda dengan pola 2,5, posisi 3 dan 4 tidak menimbulkan hambatan sterik di dekat gugus reaktif, sehingga reaksi umumnya berlangsung lancar dan produk urea sering mudah mengkristal. Ikatan karbon-fluor yang kuat juga memberikan kestabilan terhadap oksidasi dan hidrolisis pada tahap sintesis selanjutnya.

Di laboratorium Indonesia, reagen ini bermanfaat bagi kelompok riset penemuan obat, sintesis bahan pelindung tanaman, serta kimia supramolekul dan material yang memanfaatkan motif urea sebagai pengarah struktur. Kemasan 5 g memberikan jumlah yang memadai untuk sejumlah percobaan penapisan dan optimasi kondisi tanpa menyimpan reagen peka kelembapan dalam jumlah besar terlalu lama di ruang penyimpanan.

Brosur TCI (PDF)

  • Sintesis urea 3,4-difluorofenil: pembentukan urea secara langsung dari amina memberikan akses cepat ke motif yang umum ditemui pada senyawa aktif farmasi dan agrokimia.
  • Pembuatan karbamat terfluorinasi: alkohol dan fenol dapat diubah menjadi karbamat yang mengandung fluor untuk keperluan perancangan molekul maupun perlindungan gugus.
  • Penyusunan pustaka senyawa: reaktivitas yang dapat diandalkan tanpa hambatan sterik membuat reagen ini sesuai untuk sintesis paralel dalam pelat berjumlah banyak.
  • Kimia supramolekul dan katalisis organik: urea terfluorinasi berfungsi sebagai donor ikatan hidrogen kuat untuk pengenalan anion dan aktivasi substrat pada reaksi katalitik.
  • Riset material fungsional: motif urea terfluorinasi dipelajari sebagai pengarah perakitan diri pada gel, polimer supramolekul, dan lapisan permukaan yang termodifikasi.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 42601-04-7
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g
Bentuk fisik cairan
Penyimpanan simpan tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, sebaiknya di bawah gas inert

Simpan reagen ini dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, gelap, dan berventilasi baik, jauh dari air, alkohol, amina, basa, dan sumber kelembapan lainnya, karena gugus isosianat sangat mudah terhidrolisis. Menyimpan botol di bawah gas inert seperti nitrogen atau argon serta mengambil cairan dengan jarum suntik kering merupakan praktik yang dianjurkan, sebab hidrolisis membentuk amina dan gas karbon dioksida yang dapat menimbulkan tekanan di dalam wadah. Kerjakan seluruh penimbangan dan pemindahan di dalam lemari asam dengan sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, karena isosianat bersifat iritan kuat serta berpotensi menyebabkan sensitisasi pernapasan. Rujuk lembar data keselamatan produsen.

—