2-(3,4-Dimethoxyphenyl)acetaldehyde adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa kompleks, terutama dalam sintesis senyawa aromatik dan heterosiklik. Dalam konteks laboratorium, senyawa ini berperan sebagai building block yang dapat diubah menjadi berbagai produk kimia melalui reaksi seperti reduksi, oksidasi, atau substitusi.
Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang stabil dan reaktivitas yang cukup baik, sehingga cocok untuk berbagai reaksi kimia. Karena memiliki grup aldehida, senyawa ini dapat berpartisipasi dalam reaksi seperti kondensasi, hidrasi, dan reaksi nucleofilik. Sifat ini menjadikannya pilihan yang populer dalam penelitian kimia organik dan sintesis senyawa kompleks.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, pengembangan obat, dan produksi bahan kimia industri. Karena sifatnya yang reaktif dan beragam aplikasinya, senyawa ini sering dipilih oleh peneliti untuk eksperimen yang membutuhkan bahan baku yang fleksibel dan mudah diubah.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks yang memerlukan bahan baku dengan struktur dasar yang stabil.
- Pengembangan senyawa farmakologis yang memerlukan modifikasi struktur molekuler melalui reaksi kimia.
- Reaksi kondensasi untuk pembuatan senyawa heterosiklik dengan struktur tertentu.
- Penelitian tentang reaktivitas grup aldehida dalam berbagai kondisi kimia.
- Pembuatan senyawa intermediet yang digunakan dalam produksi bahan kimia industri.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 5703-21-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 200mg, 1g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena memiliki sifat reaktif, sebaiknya dihindari kontak langsung dengan air atau bahan kimia lain yang tidak kompatibel. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia dianjurkan. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani senyawa ini.
—
