Ethyl 2-(4-Hydroxyphenyl)-4-methylthiazole-5-carboxylate Hydrochloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pembuatan senyawa yang memiliki struktur thiazole. Senyawa ini memiliki peran penting dalam pengembangan obat, bahan kimia industri, dan penelitian material. Dalam laboratorium, bahan ini digunakan sebagai bahan baku untuk reaksi substitusi, penggabungan, atau modifikasi struktur molekul.
Karakteristik utama dari senyawa ini adalah keberadaan gugus thiazole dan gugus hidroksil yang memberikan sifat reaktif dan stabil. Struktur kimianya memungkinkan senyawa ini berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia seperti reaksi nucleofili, elektrofilik, dan reaksi penggantian. Karena sifat kimianya yang unik, senyawa ini dipilih untuk aplikasi yang membutuhkan reaktivitas tinggi dan kemampuan untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsi lain.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pengembangan senyawa farmakologis dan material baru. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian yang fokus pada sintesis senyawa heterosiklik, yang memiliki aplikasi luas dalam bidang farmasi dan kimia industri.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi dalam pembuatan senyawa dengan struktur kompleks
- Pengembangan bahan kimia industri yang memerlukan reaktivitas tinggi
- Penelitian farmakologi untuk studi interaksi molekuler
- Modifikasi struktur molekul untuk meningkatkan sifat kimia dan biologis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 399017-10-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Saat mengambil atau memanfaatkan bahan ini, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit atau mata, dan pastikan area kerja ventilasi cukup untuk mencegah akumulasi uap.
—

