Ethyl 3-Methylpyrazole-5-carboxylate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik, terutama dalam pembentukan senyawa heterosiklik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa dengan struktur kompleks. Dalam praktiknya, senyawa ini digunakan sebagai komponen utama dalam reaksi yang melibatkan pembentukan ikatan karbon-karbon atau karbon-oksigen.
Senyawa ini memiliki struktur kimia yang stabil dan reaktivitas yang dapat dikontrol, sehingga memudahkan peneliti dalam merancang reaksi kimia tertentu. Sifat kimia dan fisika yang konsisten membuatnya menjadi pilihan yang andal dalam berbagai eksperimen kimia. Selain itu, senyawa ini memiliki kemurnian tinggi dan konsistensi dalam kemasan, sehingga memastikan hasil eksperimen yang akurat dan dapat diulang.
Di laboratorium di Indonesia, Ethyl 3-Methylpyrazole-5-carboxylate digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi farmakologis atau industri. Bahan ini juga sering ditemukan dalam proyek penelitian yang melibatkan sintesis senyawa heterosiklik, yang menjadi dasar untuk pengembangan obat atau bahan kimia lainnya.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi kimia organik dalam penelitian sintesis kompleks
- Pembuatan senyawa intermediat dalam proses produksi bahan kimia
- Eksperimen kimia untuk studi struktur dan reaktivitas senyawa
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 4027-57-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Ethyl 3-Methylpyrazole-5-carboxylate harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk menjaga stabilitas kimia. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap harus dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
—



