Ethyl 4-Methylthiazole-5-carboxylate adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia yang memerlukan pembentukan struktur heterosiklik, terutama yang melibatkan thiazole sebagai bagian dari molekul. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai komponen penting dalam penelitian sintesis obat, bahan kimia organik, dan senyawa fungsi. Karena struktur kimianya yang kompleks, senyawa ini memungkinkan pengembangan senyawa dengan aktivitas biologis tertentu.
Ethyl 4-Methylthiazole-5-carboxylate memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun tetap sensitif terhadap kelembapan dan paparan udara. Karena struktur molekulnya yang memiliki gugus karboksilat dan thiazole, senyawa ini memiliki reaktivitas yang tinggi dalam reaksi substitusi dan reaksi pembentukan ikatan. Karakteristik ini menjadikannya pilihan ideal untuk reaksi kimia yang memerlukan keakuratan dan kontrol tinggi.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Banyak peneliti menggunakannya sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi medis atau industri. Ketersediaan senyawa ini membantu mempercepat proses penelitian dan pengembangan di berbagai bidang ilmu kimia.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi kimia dalam penelitian bahan organik sintetik
- Pembuatan senyawa dengan aktivitas biologis tertentu
- Pengujian struktur molekul dalam analisis kimia
- Penelitian tentang reaktivitas dan stabilitas senyawa kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 20582-55-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta kelembapan. Penyimpanan dalam lingkungan kering dan dingin akan memperpanjang masa simpan. Selama penanganan, gunakan sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mencegah risiko kebocoran atau kontaminasi.
—

