Ethyl 2-Aminothiazole-4-carboxylate adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik. Senyawa ini memiliki struktur kompleks yang memungkinkan reaksi kimia berbagai jenis, seperti reaksi substitusi, reaksi kondensasi, dan reaksi pembentukan ikatan baru. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk menghasilkan senyawa-senyawa dengan aktivitas biologis tertentu, seperti obat-obatan atau bahan baku untuk senyawa organik lainnya.
Ethyl 2-Aminothiazole-4-carboxylate memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu dan dapat bereaksi dengan berbagai reaktan seperti asam, basa, atau senyawa organik lainnya. Karena struktur heterosikliknya, senyawa ini juga memiliki kestabilan tertentu terhadap reaksi oksidasi dan reduksi. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk berbagai eksperimen kimia yang memerlukan kestabilan dan reaktivitas yang terkendali.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmakologi dan sintesis senyawa baru. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk eksperimen yang berkaitan dengan pengembangan obat, bahan kimia industri, dan studi struktur molekuler.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat-obatan
- Reaksi kimia dalam penelitian farmakologi dan biokimia
- Pengujian aktivitas biologis senyawa baru
- Eksperimen kimia organik untuk studi struktur molekuler
- Penelitian bahan kimia industri dengan aplikasi luas
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 5398-36-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padatan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah penyerapan kelembapan dan kontaminasi. Penanganan harus dilakukan dengan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari paparan langsung. Karena sifat kimia yang reaktif, senyawa ini harus dihindari dari paparan panas, sinar UV, dan bahan kimia yang tidak kompatibel.
—

