TCI
Tidak dapat memuat ketersediaan pengambilan
Deskripsi
Engeletin adalah senyawa bahan alam golongan flavonoid glikosida, tepatnya turunan dihidroflavonol yang terikat pada satu unit gula ramnosa. Senyawa ini banyak dijumpai pada tumbuhan tertentu dan menjadi objek kajian menarik di bidang glikosains, yakni cabang ilmu yang mempelajari peran gula dalam sistem biologis. Di laboratorium, engeletin dipakai sebagai bahan rujukan untuk identifikasi senyawa pada ekstrak tumbuhan, sekaligus sebagai senyawa uji dalam penelitian aktivitas hayati flavonoid glikosida terhadap berbagai model sel.
Karakter yang membuat engeletin dipilih adalah kehadiran unit gula yang mengubah sifat molekulnya secara nyata dibandingkan bentuk aglikonnya. Ikatan glikosidik meningkatkan kepolaran dan memengaruhi kelarutan, stabilitas, serta cara senyawa berinteraksi dengan sistem biologis. Bagi peneliti, hal ini menjadikan engeletin contoh yang baik untuk mempelajari pengaruh glikosilasi terhadap aktivitas senyawa alam. Kerangka flavonoidnya juga membawa gugus hidroksil fenolik yang berkaitan dengan sifat antioksidan, sehingga senyawa ini kerap diikutkan dalam penelitian stres oksidatif dan respons peradangan pada tingkat sel.
Di Indonesia yang kaya keanekaragaman tumbuhan, bahan rujukan seperti engeletin sangat bernilai bagi laboratorium fitokimia, farmakognosi, dan riset bahan alam. Senyawa ini membantu peneliti memastikan identitas puncak kromatogram pada analisis ekstrak, menyusun kurva kalibrasi, dan membandingkan hasil antarlaboratorium. Kemasan 25 mg sesuai dengan kebutuhan pembuatan larutan standar maupun uji hayati berskala kecil yang lazim dijalankan pada penelitian bahan alam.
Aplikasi Laboratorium
- Bahan rujukan analisis fitokimia, karena diperlukan standar murni untuk memastikan identitas dan kadar senyawa pada ekstrak tumbuhan melalui kromatografi cair.
- Penelitian aktivitas antioksidan, sebab gugus hidroksil fenolik pada kerangka flavonoidnya berkaitan langsung dengan kemampuan meredam radikal bebas pada uji laboratorium.
- Kajian pengaruh glikosilasi terhadap bioaktivitas, karena membandingkan bentuk glikosida dan aglikonnya mengungkap peran gula dalam menentukan sifat molekul.
- Studi respons peradangan pada model sel, mengingat flavonoid glikosida banyak diteliti kaitannya dengan jalur sinyal yang mengatur mediator peradangan.
- Penapisan senyawa bahan alam berbasis sel, karena senyawa terkarakterisasi ini berguna sebagai pembanding positif maupun acuan pada rangkaian pengujian aktivitas.
Spesifikasi
- Merek: TCI
- Nomor CAS: 572-31-6
- Kategori: Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience
- Varian/kemasan: 25 mg
- Bentuk fisik: padatan (rujuk label dan lembar data produsen)
- Catatan penyimpanan: simpan dingin, kering, dan terlindung cahaya sesuai anjuran label
Penanganan dan Penyimpanan
Simpan engeletin dalam wadah asli yang tertutup rapat, terlindung dari cahaya, panas, dan kelembapan, pada kondisi dingin sebagaimana dianjurkan produsen, karena senyawa fenolik alami dapat teroksidasi atau terurai bila dibiarkan terpapar udara dan sinar. Gunakan sarung tangan, jas laboratorium, dan pelindung mata saat menimbang, serta lakukan penimbangan pada area bebas aliran udara agar serbuk halus tidak hilang atau menyebar. Buat larutan stok dalam alikuot kecil dan simpan beku untuk menghindari siklus beku–cair berulang. Tutup wadah segera, beri label tanggal pembukaan, dan kelola sisa sebagai limbah kimia laboratorium.
English
Engeletin is a naturally occurring flavonoid glycoside in which a dihydroflavonol core carries a rhamnose sugar unit. The glycosidic linkage raises the molecule's polarity and alters its solubility, stability and biological interactions compared with the corresponding aglycone, making engeletin a useful model for studying how glycosylation shapes natural product behaviour. Its phenolic hydroxyl groups also link it to antioxidant research. Supplied as a solid in a milligram-scale package, it functions primarily as a reference standard for phytochemical identification and quantification by chromatography, and as a test compound in antioxidant assays, inflammation-related cell studies, and natural product screening programmes.
Referensi Ilmiah
- Wu dkk. (2016). Engeletin Alleviates Lipopolysaccharide-Induced Endometritis in Mice by Inhibiting TLR4-mediated NF-κB Activation. Journal of Agricultural and Food Chemistry doi:10.1021/acs.jafc.6b02304
- Li dkk. (2021). Inhibitory Mechanism of Engeletin Against α-Glucosidase. Natural Product Communications doi:10.1177/1934578x20986723
- Patel dkk. (2022). Biological effect of engeletin on cervical carcinogenesis through literature data analysis. International Journal of Surgery doi:10.1016/j.ijsu.2022.106287
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Dokumen Keamanan & Mutu
Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.
Contoh CoA segera tersedia.Bagikan

Produk Terkait
-
BaohuosideI TCI B6443
Harga reguler Rp 8.589.000,00Harga regulerHarga obral Rp 8.589.000,00 -
ChlorogenicAcid TCI C0181
Harga reguler Dari Rp 2.569.350,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 2.569.350,00 -
Crocin(GardeniaFruitsExtract) TCI C1527
Harga reguler Rp 3.394.650,00Harga regulerHarga obral Rp 3.394.650,00 -
6-Chloro-3-indolylbeta-D-Galactopyranoside[forBiochemicalResearch] TCI C2371
Harga reguler Dari Rp 1.329.300,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 1.329.300,00 -
Catalpol TCI C3494
Harga reguler Rp 7.378.350,00Harga regulerHarga obral Rp 7.378.350,00 -
CurculigosideA TCI C3504
Harga reguler Dari Rp 5.371.800,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 5.371.800,00 -
Digitonin TCI D0540
Harga reguler Rp 1.830.150,00Harga regulerHarga obral Rp 1.830.150,00 -
Digitoxin TCI D0542
Harga reguler Rp 4.222.050,00Harga regulerHarga obral Rp 4.222.050,00