Digitoxin adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kelompok glikosida digitalis, yang digunakan dalam penelitian biokimia dan farmakologi. Bahan ini sering ditemukan dalam produk farmasi yang digunakan untuk mengatasi gangguan jantung, seperti gagal jantung kongestif. Digitoxin memiliki aktivitas inotropik positif yang memperkuat kontraksi jantung, sehingga menjadi bahan penting dalam studi mekanisme kerja obat jantung. Dalam laboratorium, Digitoxin digunakan untuk mengeksplorasi efek farmakologis dan toksisitas senyawa tersebut terhadap sel dan jaringan.
Digitoxin memiliki struktur molekuler kompleks yang mencakup gugus glikosida dan steroid. Karena sifat ini, Digitoxin memiliki kelarutan yang terbatas dalam air dan lebih larut dalam pelarut organik. Karakteristik ini membuatnya cocok untuk analisis kromatografi dan spektroskopi. Selain itu, Digitoxin stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam penelitian jangka panjang.
Di laboratorium Indonesia, Digitoxin digunakan dalam penelitian terkait farmakologi dan biokimia, terutama dalam studi efek senyawa pada sistem kardiovaskular. Bahan ini juga sering dimanfaatkan dalam pengembangan obat baru dan uji toksisitas. Karena kegunaannya yang luas, Digitoxin menjadi salah satu bahan penting dalam laboratorium yang fokus pada bidang medis dan farmasi.
- Penelitian efek farmakologis Digitoxin pada sel jantung
- Uji toksisitas senyawa pada model organisme in vitro
- Analisis kandungan Digitoxin dalam sampel biologis
- Pengembangan metode pemurnian senyawa glikosida
- Studi mekanisme kerja obat jantung pada sistem kardiovaskular
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 71-63-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 100mg |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan dingin |
Digitoxin harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan di tempat yang sejuk serta kering. Karena sifatnya yang sensitif terhadap kelembapan, sebaiknya disimpan dalam lingkungan dengan kelembapan rendah. Bahan ini juga perlu dihindari dari paparan sinar matahari langsung dan suhu tinggi. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Penanganan harus dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
- Dasgupta dkk. (1999). Sensitive Methods for Determination of Free Digitoxin Concentration Using Digitoxin Immunoassays: Demonstration of Elevated Free Digitoxin Concentration Caused by Digitoxin–Phenytoin Interaction by Applying These New Techniques. Therapeutic Drug Monitoring doi:10.1097/00007691-199912000-00008
- (2015). Digitoxin. Reactions Weekly doi:10.1007/s40278-015-0891-4
- Baryal dkk. (2014). ChemInform Abstract: Catalytic Stereoselective Synthesis of β‐Digitoxosides: Direct Synthesis of Digitoxin and C1′‐epi‐Digitoxin.. ChemInform doi:10.1002/chin.201410212
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
