20(R)-Ginsenoside Rh2 adalah senyawa kimia yang berasal dari akar tanaman ginseng. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian bidang kimia biologi dan glikosains, terutama dalam studi tentang efek biologis senyawa ginsenosida. Sebagai salah satu komponen utama dari ginseng, 20(R)-Ginsenoside Rh2 memiliki potensi dalam pengembangan obat dan terapi alternatif. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk mempelajari mekanisme aksi dan aktivitas farmakologis senyawa-senyawa alami.
20(R)-Ginsenoside Rh2 memiliki struktur molekuler kompleks yang membuatnya menarik untuk penelitian. Senyawa ini bersifat stabil dalam kondisi tertentu dan memiliki aktivitas antioksidan serta anti-inflamasi yang signifikan. Karena sifat ini, senyawa ini dipilih sebagai bahan baku dalam eksperimen yang mengeksplorasi efek terapi pada berbagai penyakit kronis.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan oleh peneliti di berbagai institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian untuk studi tentang senyawa alami dan pengembangan produk farmasi. Penelitian ini berkontribusi pada peningkatan pemahaman tentang senyawa ginsenosida dan penerapannya dalam bidang kesehatan.
- Penelitian tentang efek farmakologis senyawa ginsenosida pada penyakit kronis
- Pengembangan produk farmasi berbasis senyawa alami
- Eksperimen untuk mengevaluasi aktivitas anti-inflamasi dan antioksidan
- Studi struktur molekuler dan mekanisme aksi senyawa ginsenosida
- Analisis kandungan senyawa ginsenosida dalam bahan baku tanaman ginseng
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 112246-15-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 5mg, 25mg |
| Bentuk fisik | Serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar matahari langsung dan kelembapan. Penanganan harus dilakukan dengan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Dalam laboratorium, senyawa ini disimpan dalam lemari kimia yang terkunci untuk mencegah akses yang tidak terkendali.
- Chunjing (2011). Effects of 20(S)-ginsenoside Rh2 and 20(R)-ginsenoside Rh2 on proliferation and apoptosis of human lung adenocarcinoma A549 cells. China Journal of Chinese Materia Medica doi:10.4268/cjcmm20111228
- Qi dkk. (2011). 20 (S)-Ginsenoside-Rh2 and 20 (R)-Ginsenoside-Rh2 Activate IkappaB Phosphorylation Expression in Human Lung Adenocarcinoma A549 Cells. Advanced Materials Research doi:10.4028/www.scientific.net/amr.268-270.1205
- 刘 (2026). Preparation and Evaluation of Ginsenoside Rh2 Nanoliposomes. Pharmacy Information doi:10.12677/pi.2026.152009
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
