Saikosaponin D adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori glikosida, yang memiliki struktur kompleks dan berperan penting dalam berbagai studi biokimia dan farmakologis. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian untuk mengeksplorasi aktivitas biologisnya, seperti efek anti-inflamasi, antitumor, dan antiviral. Sebagai senyawa alami yang berasal dari tanaman, Saikosaponin D menjadi bahan utama dalam eksperimen yang melibatkan ekstraksi, identifikasi, dan karakterisasi senyawa bioaktif.
Karakteristik utama Saikosaponin D termasuk kemurnian tinggi, stabilitas kimia, dan kemampuan untuk larut dalam pelarut organik seperti etil asetat atau etanol. Sifat-sifat ini membuatnya menjadi pilihan ideal untuk analisis kuantitatif dan kualitatif dalam laboratorium. Selain itu, senyawa ini memiliki struktur molekuler yang jelas dan dapat diidentifikasi melalui teknik seperti HPLC atau spektroskopi UV-Vis, sehingga memudahkan proses analisis dan validasi.
Di laboratorium Indonesia, Saikosaponin D digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang farmasi, biokimia, dan fitokimia. Bahan ini sering ditemukan dalam studi tentang senyawa bioaktif dari tanaman obat lokal, yang menjadi fokus penelitian untuk pengembangan obat tradisional dan alternatif. Dengan sifatnya yang stabil dan aplikasi luas, Saikosaponin D menjadi alat yang sangat berguna dalam penelitian ilmiah di Indonesia.
Brosur TCI (PDF)
- Terpenes 2025-09-22 · hal. 10
- Phytochemicals 2025-12-17 · hal. 7
- Analisis kuantitatif senyawa bioaktif dalam ekstrak tanaman
- Pengujian aktivitas anti-inflamasi dan antitumor
- Validasi identifikasi senyawa melalui teknik HPLC
- Studi tentang efek farmakologis senyawa alami
- Penelitian tentang mekanisme aksi senyawa fitokimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 20874-52-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 10mg, 50mg |
| Bentuk fisik | Padatan kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Saikosaponin D harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, di tempat sejuk dan kering. Hindari paparan langsung dari cahaya matahari dan kelembapan untuk menjaga stabilitas kimia senyawa. Saat menangani bahan ini, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Pastikan area penyimpanan tidak terbuka dan terkunci untuk mencegah akses yang tidak diperlukan.
- Kars (2012). Saikosaponin A and saikosaponin D exert significant drug resistant reversal activity on paclitaxel resistance. New Biotechnology doi:10.1016/j.nbt.2012.08.614
- Kars (2013). Saikosaponin A ve Saikosaponin D ile MCF-7/Pac Hücre Hattında Paklitaksel Dirençliliğinin Engellenmesi. International Journal of Hematology and Oncology doi:10.4999/uhod.13009
- (2016). Expression of key enzyme genes and content of saikosaponin in saikosaponin biosynthesis under drought stress in Bupleurum chinense. China Journal of Chinese Materia Medica doi:10.4268/cjcmm20160416
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- GlycoscienceDisaccharides [Glycoscience]
- GlycoscienceFunctional OligosaccharidesNatural Glycosides [Functional Oligosaccharides]
- GlycoscienceTrisaccharides [Glycoscience]
- Biochemicals and ReagentsCrude Medicine Ingredients for Research and Experimental Use
- Biochemicals and ReagentsTerpenesTriterpenes
- Cell BiologyCancer ResearchAntitumor Agents for Research
- Cell BiologyNutrition ResearchPhytochemicals
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchCrude Medicine Ingredients for Research and Experimental Use








