Saikosaponin B2 adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori saponin, yang sering ditemukan dalam tanaman obat tradisional. Bahan ini digunakan dalam berbagai penelitian terkait farmakologi, fitokimia, dan biosintesis senyawa aktif. Dalam laboratorium, Saikosaponin B2 sering digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa baru, analisis komposisi kimia, serta studi aktivitas biologis. Karena sifatnya yang kompleks dan potensinya dalam berbagai bidang ilmiah, bahan ini menjadi pilihan utama para peneliti yang tertarik pada bidang kimia organik dan biologi molekuler.
Saikosaponin B2 memiliki struktur molekuler yang unik, terdiri dari gugus glikosida yang memungkinkan interaksi dengan berbagai reseptor biologis. Senyawa ini juga stabil dalam kondisi tertentu dan mudah dilarutkan dalam pelarut organik seperti etil asetat atau etanol. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai dan daya larut yang baik, Saikosaponin B2 menjadi bahan yang sangat diminati dalam penelitian lanjutan.
Di laboratorium Indonesia, Saikosaponin B2 digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang farmasi dan bioteknologi. Bahan ini sering ditemukan dalam proyek penelitian yang berkaitan dengan pengembangan obat tradisional modern dan studi aktivitas antioksidan. Dengan adanya akses ke bahan ini, para peneliti Indonesia dapat mengembangkan penelitian yang lebih inovatif dan berbasis bukti.
Brosur TCI (PDF)
- Terpenes 2025-09-22 · hal. 10
- Penelitian farmakologi untuk mengevaluasi aktivitas biologis senyawa kimia
- Sintesis senyawa baru berbasis saponin untuk pengembangan obat
- Analisis komposisi kimia tanaman obat tradisional menggunakan teknik kromatografi
- Studi aktivitas antioksidan dan anti-inflamasi pada senyawa alami
- Pengembangan produk farmasi berbasis senyawa fitokimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 58316-41-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 50mg |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Saikosaponin B2 harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, dalam kondisi kering dan jauh dari paparan cahaya langsung. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik dengan tutup yang kedap udara. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap perlu dihindari konsumsi atau inhalasi.
- Zhang dkk. (2017). Protective Effect of Saikosaponin B2 on Damage of Cultured SH-SY5Y Cells in Vitro Introduced by Hydrogen Peroxide. European Psychiatry doi:10.1016/j.eurpsy.2017.01.1260
- Fu dkk. (2019). Effects of Animal Strain, Dose, and Cotreatment with Saikosaponin b2 on the Pharmacokinetics of Saikosaponin a in Rats. European Journal of Drug Metabolism and Pharmacokinetics doi:10.1007/s13318-019-00569-5
- Lei dkk. (2023). Saikosaponin-b2 Inhibits Primary Liver Cancer by Regulating the STK4/IRAK1/NF-κB Pathway. Biomedicines doi:10.3390/biomedicines11102859
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- GlycoscienceDisaccharides [Glycoscience]
- GlycoscienceFunctional OligosaccharidesNatural Glycosides [Functional Oligosaccharides]
- Biochemicals and ReagentsCrude Medicine Ingredients for Research and Experimental Use
- Biochemicals and ReagentsTerpenesTriterpenes
- Cell BiologyCancer ResearchAntitumor Agents for Research
- Cell BiologyNutrition ResearchPhytochemicals
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchCrude Medicine Ingredients for Research and Experimental Use








