Ethyl-1,18-octadecanediamine adalah diamina alifatik berantai panjang yang disediakan sebagai campuran isomer rantai bercabang. Molekulnya memiliki dua gugus amina primer pada ujung-ujung rantai karbon yang panjang, sebuah konfigurasi yang menjadikannya monomer bifungsional bernilai pada kimia polimer. Dalam pembuatan poliamida, poliurea, dan sistem berbasis epoksi, diamina berperan sebagai komponen yang menyambungkan unit-unit monomer lain menjadi rantai panjang atau jaringan tiga dimensi. Panjang rantai delapan belas karbon memberikan kontribusi khas terhadap sifat akhir material yang terbentuk.
Karakteristik yang membuat bahan ini dipilih terletak pada perpaduan rantai hidrokarbon panjang dan gugus amina reaktif. Rantai panjang memberi sifat hidrofobik, fleksibilitas, dan jarak antar-ikatan silang yang lebar, sehingga material yang dihasilkan cenderung lebih lentur, tahan air, dan memiliki suhu transisi gelas yang lebih rendah dibandingkan produk dari diamina berantai pendek. Sifat campuran isomer bercabang menambah keuntungan praktis: percabangan menghambat penataan kristal sehingga bahan lebih mudah ditangani dan bercampur dengan resin, dibandingkan diamina linier murni yang cenderung memadat. Gugus amina primernya sendiri reaktif terhadap epoksida, isosianat, anhidrida, dan asam karboksilat.
Di Indonesia, kebutuhan akan monomer diamina muncul pada penelitian material polimer, pengembangan pelapis dan perekat, serta kajian bahan komposit di universitas maupun laboratorium industri. Kemasan 5 gram dan 25 gram sesuai untuk pekerjaan skala penelitian, seperti menyusun formulasi percobaan, membandingkan pengaruh panjang rantai pengeras epoksi, atau mensintesis polimer contoh untuk karakterisasi termal dan mekanik.
- Monomer poliamida: dua gugus amina primernya bereaksi dengan diasam atau turunannya membentuk rantai poliamida berantai panjang untuk kajian material polimer.
- Pengeras sistem epoksi: gugus amina bereaksi dengan cincin epoksida membentuk jaringan ikatan silang yang menentukan kekerasan serta ketangguhan resin akhir.
- Sintesis poliurea dan poliuretan: diamina ini dapat direaksikan dengan isosianat untuk membentuk segmen kaku pada penelitian material elastomer dan pelapis.
- Modifikasi sifat permukaan: rantai hidrokarbon panjangnya memberi karakter hidrofobik yang berguna pada penelitian pelapis tahan air dan bahan antikorosi.
- Bahan pembanding penelitian struktur-sifat: campuran isomer bercabang memudahkan kajian pengaruh percabangan terhadap kristalinitas serta sifat termal polimer yang dihasilkan.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 2759148-77-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Monomers |
| Ukuran kemasan | 5 g dan 25 g |
| Bentuk fisik | diamina alifatik rantai panjang, campuran isomer rantai bercabang |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, jauh dari asam dan karbon dioksida atmosfer |
Amina alifatik bersifat basa dan korosif terhadap kulit serta mata, sehingga penanganan wajib memakai sarung tangan nitril, kacamata pelindung atau pelindung wajah, dan jas laboratorium, sebaiknya di dalam lemari asam. Simpan wadah dalam keadaan tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, karena amina dapat bereaksi dengan karbon dioksida dan uap air di udara sehingga membentuk karbamat yang menurunkan mutu bahan. Jauhkan dari asam kuat dan bahan pengoksidasi. Sediakan air pembilas mata di dekat area kerja dan kelola sisa bahan sebagai limbah kimia basa sesuai prosedur laboratorium.
—
