TCI
Tidak dapat memuat ketersediaan pengambilan
Deskripsi
Monostearin, dengan nomor CAS 123-94-4, adalah senyawa organik yang digunakan secara luas dalam bidang ilmu material dan kimia. Bahan ini merupakan ester dari asam stearat dan alkohol etil, memiliki struktur molekuler yang kompleks dan sifat fisika yang unik. Dalam laboratorium, monostearin sering digunakan sebagai bahan tambahan dalam pembuatan polimer, sebagai pelapis, atau sebagai bahan bantu dalam sintesis senyawa organik. Fungsinya sangat beragam, mulai dari pengaturan sifat mekanik hingga pengendalian viskositas.
Monostearin memiliki sifat non-polar dan kemampuan untuk terikat pada permukaan bahan polimer. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk berbagai aplikasi seperti pengisi, pelindung, atau bahan aditif dalam formulasi produk. Karena sifatnya yang stabil dan tidak mudah terurai, monostearin juga digunakan dalam penelitian yang memerlukan kestabilan kimia selama periode waktu tertentu.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, monostearin sering diterapkan dalam penelitian material, kimia organik, dan industri farmasi. Bahan ini menjadi bagian penting dalam pengembangan produk baru, terutama dalam bidang teknologi polimer dan bahan kimia. Karena keberagaman aplikasinya, monostearin menjadi pilihan yang relevan dan praktis bagi para peneliti dan pengguna alat laboratorium di Indonesia.
Aplikasi Laboratorium
- Penggunaan sebagai aditif dalam formulasi polimer untuk meningkatkan sifat mekanik dan stabilitas produk.
- Penelitian tentang sifat permukaan dan interaksi molekuler dalam bidang kimia organik.
- Pembuatan pelapis atau bahan pengisi dalam industri farmasi dan kosmetik.
- Penggunaan dalam sintesis senyawa kompleks sebagai bahan bantu reaksi kimia.
- Penelitian tentang sifat termal dan viskositas dalam pengembangan bahan baru.
Spesifikasi
- Merek: TCI
- Nomor CAS: 123-94-4
- Kategori: Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Polymer Additives
- Varian/kemasan: 25g, 500g
- Bentuk fisik: Padat, berbentuk serbuk atau butiran
- Catatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering
Penanganan dan Penyimpanan
Monostearin harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindung dari paparan sinar matahari langsung. Tempat penyimpanan yang ideal adalah di ruang laboratorium yang sejuk dan kering, dengan suhu sekitar 15–25°C. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau logam, untuk mencegah reaksi kimia. Selama penanganan, penting untuk menghindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Selain itu, bahan ini harus dihindari dari paparan panas berlebihan atau kelembapan tinggi untuk menjaga kualitas dan kestabilan bahan.
English
Monostearin (CAS No. 123-94-4) is an organic compound widely used in material science and chemical research. It is an ester derived from stearic acid and ethyl alcohol, possessing a complex molecular structure and unique physical properties. In laboratory settings, monostearin serves as an additive in polymer formulations, a coating agent, or a chemical aid in organic synthesis. Its non-polar nature and ability to adhere to polymer surfaces make it a versatile material for various applications. Monostearin is commonly used in Indonesia for polymer research, pharmaceutical development, and cosmetic formulation, offering stability and adaptability in diverse experimental contexts. Its role in enhancing mechanical properties and controlling viscosity makes it a valuable component in both academic and industrial laboratories.
Referensi Ilmiah
- de la Feria dkk. (1995). Interactions of Ethanol in Subphase with Monostearin-Distearin Mixed Monolayers. Langmuir doi:10.1021/la00006a052
- Wang dkk. (2014). Nature and dynamics of monostearin phase transitions in water: stability and the sub-α-gel phase. RSC Adv. doi:10.1039/c4ra08648a
- Chen dkk. (2018). Slowly digestible properties of lotus seed starch-glycerine monostearin complexes formed by high pressure homogenization. Food Chemistry doi:10.1016/j.foodchem.2018.01.054
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Dokumen Keamanan & Mutu
Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.
Contoh CoA segera tersedia.Bagikan

Produk Terkait
-
CholesterolPalmitate TCI C0322
Harga reguler Dari Rp 1.093.050,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 1.093.050,00 -
CholesterolStearate TCI C0323
Harga reguler Rp 2.303.700,00Harga regulerHarga obral Rp 2.303.700,00 -
2-EthylhexylPalmitate TCI E1435
Harga reguler Dari Rp 886.200,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 886.200,00 -
Monopalmitin TCI G0083
Harga reguler Rp 4.398.450,00Harga regulerHarga obral Rp 4.398.450,00 -
Tristearin TCI G0212
Harga reguler Dari Rp 1.122.450,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 1.122.450,00 -
Tripalmitin TCI G0213
Harga reguler Dari Rp 2.539.950,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 2.539.950,00 -
Galactitol TCI G0005
Harga reguler Dari Rp 1.329.300,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 1.329.300,00 -
D-(+)-GalactosamineHydrochloride TCI G0007
Harga reguler Dari Rp 2.067.450,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 2.067.450,00