TCI H0527 5-(2-Hydroxyethyl)-4-methylthiazole adalah senyawa heterosiklik bercincin tiazol yang membawa gugus metil serta rantai samping hidroksietil. Cincin tiazol memuat atom nitrogen dan belerang dalam satu cincin beranggota lima, sebuah motif struktur yang sangat dikenal dalam kimia organik karena menjadi bagian inti vitamin B1 atau tiamina. Di laboratorium, senyawa ini berperan sebagai building block heterosiklik untuk sintesis turunan tiazol, sebagai perantara pembuatan senyawa bernilai biologis, sekaligus sebagai senyawa acuan pada kajian kimia aroma karena kelompok tiazol dikenal menyumbang karakter aroma khas.
Keunggulan bahan ini terletak pada kombinasi cincin heteroaromatik yang stabil dengan gugus hidroksil primer yang sangat mudah dimodifikasi. Gugus hidroksilnya dapat diesterifikasi, dieterifikasi, diubah menjadi gugus pergi seperti tosilat atau halida, maupun dioksidasi menjadi aldehida dan asam karboksilat, sehingga membuka banyak jalur sintesis lanjutan. Sementara itu, atom nitrogen pada cincin bersifat basa lemah dan dapat dikuaternerkan untuk menghasilkan garam tiazolium, jenis senyawa yang banyak dikaji sebagai katalis karbena N-heterosiklik. Rantai hidroksietil juga meningkatkan kepolaran molekul sehingga kelarutannya dalam pelarut polar cukup baik.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini dimanfaatkan kelompok riset kimia organik sintetik, laboratorium teknologi pangan yang menelaah senyawa pembentuk aroma, serta unit penelitian dan pengembangan industri yang menggarap bahan perantara farmasi maupun nutrisi. Kemasan 25 g menyediakan jumlah yang memadai untuk rangkaian percobaan sintesis berulang tanpa perlu pemesanan terlalu sering.
- Perantara sintesis turunan tiamina: kerangka tiazol bermetil dan berhidroksietilnya sejalan dengan bagian inti vitamin B1 sehingga memudahkan penyusunan analog terkait.
- Sintesis garam tiazolium: nitrogen cincinnya dikuaternerkan untuk menghasilkan prakatalis karbena N-heterosiklik yang dikaji pada reaksi benzoin dan Stetter.
- Kajian senyawa aroma: dipakai sebagai senyawa acuan pada penelitian pembentukan aroma reaksi Maillard karena golongan tiazol menyumbang nuansa aroma khas.
- Building block kimia medisinal: cincin tiazolnya kerap muncul pada kerangka senyawa aktif sehingga berguna untuk membangun pustaka molekul kandidat.
- Modifikasi gugus hidroksil: rantai hidroksietilnya diubah menjadi ester, eter, atau gugus pergi sebagai titik sambung pada sintesis molekul yang lebih besar.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 137-00-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25 g |
| Bentuk fisik | senyawa tiazol dengan gugus hidroksil; pemerian mengikuti label dan sertifikat analisis produsen |
| Penyimpanan | simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya |
Simpan bahan dalam wadah asli tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari cahaya langsung serta zat pengoksidasi kuat dan asam kuat. Senyawa tiazol umumnya memiliki bau yang tajam, sehingga penuangan maupun penimbangan sebaiknya dilakukan di dalam lemari asam untuk kenyamanan dan keselamatan kerja. Gunakan sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Tutup wadah segera setelah digunakan agar bau tidak menyebar dan mutu bahan terjaga. Baca lembar data keselamatan bahan sebelum memulai pekerjaan di laboratorium.
- Chen dkk. (2019). Structural insight of the 5-(Hydroxyethyl)-methylthiazole kinase ThiM involving vitamin B1 biosynthetic pathway from the Klebsiella pneumoniae. Biochemical and Biophysical Research Communications doi:10.1016/j.bbrc.2019.08.086
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

