Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 43038-37-5

2-Phenoxybenzohydrazide TCI P2357

2-Phenoxybenzohydrazide TCI P2357

Identitas Kimia

No. CAS
43038-37-5
Rumus molekul
C13H12N2O2
Berat molekul
228.25 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)(T)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-phenoxybenzohydrazide
SMILES
C1=CC=C(C=C1)OC2=CC=CC=C2C(=O)NN
InChIKey
PIMAJOVNMMNVCZ-UHFFFAOYSA-N
PubChem
CID 142650
Harga reguler Rp 1.458.450,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.458.450,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI P2357 2-Phenoxybenzohydrazide adalah senyawa hidrazida aromatik yang terdiri atas cincin benzoil dengan substituen fenoksi pada posisi orto, terikat pada gugus hidrazida (–CONHNH₂). Senyawa ini termasuk blok pembangun nonheterosiklik. Gugus hidrazidanya menjadi pintu masuk untuk membangun berbagai heterosiklik bernitrogen dan senyawa hidrazon. Di laboratorium, bahan ini dipakai terutama dalam sintesis organik dan kimia medisinal eksploratif untuk menyiapkan pustaka senyawa turunan yang akan diuji sifat biologis maupun fisikokimianya.

Senyawa ini dipilih karena gugus hidrazida bersifat nukleofilik dan mudah bereaksi dengan aldehida dan keton membentuk hidrazon (asilhidrazon) dalam kondisi ringan. Hidrazida juga dapat disiklisasi menjadi 1,3,4-oksadiazol, 1,3,4-tiadiazol, atau 1,2,4-triazol melalui reaksi dengan reagen yang sesuai. Substituen fenoksi pada posisi orto menambah lipofilisitas dan memengaruhi konformasi molekul. Struktur diaril eter ini lazim dijumpai pada senyawa bioaktif, sehingga turunannya menarik untuk studi hubungan struktur–aktivitas.

Bagi laboratorium kimia organik, kimia farmasi, dan fakultas farmasi di Indonesia, 2-fenoksibenzohidrazida cocok sebagai bahan awal untuk penelitian sintesis senyawa antimikroba, antiinflamasi, atau antioksidan berbasis hidrazon dan oksadiazol. Topik-topik ini sering diangkat dalam skripsi dan tesis. Kemasan 1 g mendukung percobaan pendahuluan dan optimasi kondisi, sedangkan 5 g cukup untuk membuat seri turunan yang lebih luas.

  • Sintesis asilhidrazon: kondensasi dengan berbagai aldehida aromatik menghasilkan seri hidrazon dengan cepat, sehingga efisien untuk membuat pustaka senyawa uji aktivitas biologis.
  • Pembentukan cincin 1,3,4-oksadiazol: siklisasi hidrazida dengan asam karboksilat, ortoester, atau karbon disulfida memberikan heterosiklik yang banyak dikaji dalam kimia medisinal.
  • Sintesis triazol dan tiadiazol: reaksi dengan isotiosianat lalu siklisasi memungkinkan pembuatan inti 1,2,4-triazol atau 1,3,4-tiadiazol bersubstituen fenoksifenil.
  • Ligan untuk kompleks logam: hidrazon turunannya mengandung atom donor N dan O, sehingga sesuai untuk menyiapkan kompleks logam transisi dalam riset kimia koordinasi.
  • Studi hubungan struktur–aktivitas: substituen fenoksi orto memberikan variasi sterik dan lipofilik yang berguna untuk membandingkan pengaruh struktur terhadap aktivitas senyawa uji.

Merek TCI
Nomor CAS 43038-37-5
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1g, 5g
Bentuk fisik padatan (rujuk sertifikat analisis untuk detail)
Penyimpanan sejuk, kering, tertutup rapat, terlindung dari cahaya

Simpan hidrazida dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya. Jauhkan dari bahan pengoksidasi kuat, aldehida, dan keton yang dapat bereaksi dengannya. Turunan hidrazin perlu ditangani dengan hati-hati: gunakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, dan bekerjalah di lemari asam untuk mencegah terhirupnya debu. Cuci tangan setelah bekerja dan buang limbah sesuai prosedur bahan kimia organik. Rujuk SDS sebelum digunakan.

  • Tyagi dkk. (2026). Modulation of Aggregation-Induced Emission through Substituent-Driven amideimidic acid Tautomerism in Phenoxybenzohydrazide-Based Fluorescent Probe for Selective Fe³⁺ Detection. The Analyst doi:10.1039/d6an00810k
  • Chopra dkk. (2006). 4-Fluoro-N′-(4-fluoro-3-phenoxybenzoyl)-3-phenoxybenzohydrazide. Acta Crystallographica Section E Structure Reports Online doi:10.1107/s1600536806024342

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.